Bukan Oposisi, FKB DPRD Gresik Mitra Kritis Strategis Pemerintahan Gus Yani - Ning Min

klikjatim.com
Anggota FKB DPRD Gresik usai menggelar rapat kerja. Faiz/klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik  –  Akhmad Yani - Aminatun Habibah dilantik sebagai Bupati-Wakil Bupati Gresik periode 2021-2024, Jumat (26/2/2021). Fraksi mayoritas di DPRD Gresik, FKB telah mengambil posisi sebagai mitra kritis strategis. “Tidak ada yang mengambil peran sebagai oposisi.  Ini bagian dari hasil rapat kerja (raker) F-PKB,”ungkap Ketua F-PKB DPRD Gresik, M Syahrul Munir.

[irp]

Baca juga: Delapan Paskibraka Asal Bawean Belum Bisa Pulang, DPRD Gresik Pastikan Kebutuhan Mereka Terpenuhi

Dijelaskannya  FPKB menyatakan diri sebagai mitra kritis strategis dalam mengawal program-program yang tertuang dalam Nawa Karsa yang menjadi visi dan misi Pemerintah Gresik Baru. Beberapa program kerja prioritas FPKB berupa kerja-kerja anggaran, pembuatan peraturan, sekaligus pengawasan secara umum berkenaan dengan pelayanan dasar dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Gresik yang tersebar menjadi fokus kerja di masing-masing bidang di 4 komisi.

Ada  enam belas poin dari hasip rapat kerja yang menjadi prioritas kerja F- PKB tahun 2021 ini. Diantaranya pemanfaatan informasi dan teknologi (IT) dalam pelayanan publik. Kemudian, pemberdayaan masyarakat desa dengan memperkuat kelompok-kelompok masyarakat dan badan usaha milik desa (BUMDes).

“Yang juga sangat urgen yakni pembebasan lahan untuk TPST (tempat pengolahan sampah terpadu) dan Kali Lamong, penguatan ekonomi melalui pemberdayaan petani dan UMKM, terutama dari kalangan milenial serta pelayanan air bersih PDAM,”cetus Syahrul.

Baca juga: Kebutuhan 4.000 Titik PJU di Gresik Belum Terakomodasi, DPRD Soroti Prioritas Anggaran

Selain itu, penguatan dan pengembangan ekonomi melalui pembangunan infrastruktur, perbaikan sistem drainase, perbaikan jalan baik jalan poros desa, ex jalan poros desa (JPD), maupun jalan kabupaten. 

Begitu pula dengan penanganan lingkungan hidup sebagai upaya pencegahan bencana serta perluasan akses masyarakat terhadap pelayanan pendidikan dan kesehatan.

“Kami juga prioritaskan pembangunan rumah sakit baru dan peningkatan kualitas pendidikan di pondok pesantren,”paparnya.

Baca juga: Belanja Daerah dalam KUPA-PPAS Perubahan APBD Gresik 2026 Bertambah Rp109 Miliar, Prioritaskan Program Layanan Publik

FPKB juga akan fokus pada peningkatan SDM vokasi berbasis kebutuhan industri, bantuan operasional sekolah daerah (BOSDA) dan insentif guru.  Pengurangan pengangguran dan ketenagakerjaan serta penanggulangan bencana alam juga jadi priorotas kerja. 

“Fraksi PKB DPRD Gresik senantiasa khidmat kepada Nahdlatul Ulama (NU) sebagai bagian yang tidak bisa terpisahkan dalam skema perjuangan dan pengabdian partai,”pungkasnya.(rtn)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru