KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Belum selesai uang 5 nasabah yang hilang, kini ada satu lagi korban yang hilang dan sudah melaporkan ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Bojonegoro. Kasus dugaan pembobolan rekening bank BRI yang semakin merajalela, membuat banyak nasabah resah dan gelisah.
[irp]
Syamsul Arifin salah satu warga kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro mengaku tidak melakukan transaksi sama sekali. Namun uang di dalam rekeningnya telah hilang. Kemudian melaporkan kepada pihak bank untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
"Saat itu saya mendapatkan pesan melalui handphone yang berkaitan dengan penarikan uang sebagai bukti transaksi," kata Arif, panggilan akrabnya, Kepada klikjatim, Rabu (24/2/2021).
Menurutnya, saat itu dirinya sedang berada di rumah dan ATM di tangannya sendiri. Tiba-tiba ada sms masuk di hp. Pemberitahuan adanya transaksi di rekening BRI Arif. Transaksi pertama 2,5 Juta, selang beberapa menit 2,5 juta dan terakhir sejumlah 500 ribu rupiah.
Baca juga: Sambut HUT Ke-81 RI, Relawan Jember Gelar Safari Merah Putih: Konvoi Hingga Bentangkan Kain 81 Meter
“Ada 3 kali transaksi pertama 2.5 juta, lalu 2.5 juta dan terakhir 500 ribu total 5,5 Juta," imbuhnya
Sebelumnya, ada 5 Nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kabupaten Bojonegoro kehilangan uang yang tersimpan di anjungan tunai mandiri (ATM). Lima orang warga Bojonegoro melapor ke kantor BRI Cabang Bojonegoro.
Baca juga: Momen HUT Ke-81 RI, Bupati Sampang Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Kolaborasi Bangun Daerah
Dan hari ini satu lagi warga Bojonegoro yang kehilangan uangnya, jadi total uang nasabah yang hilang ada 6 orang. (bro)
Editor : M Nur Afifullah