Diduga Limbah B3 Dibuang Sembarangan di Lahan Kosong Dekat Permukiman Warga, Baunya Bikin Sakit Kepala

klikjatim.com
Lokasi pembuangan limbah diduga B3 di lahan kosong Dusun Iker-iker, Desa Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme, Gresik. (Faiz /klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Dugaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang dibuang sembarangan kembali terjadi di Kabupaten Gresik. Kali ini lokasi pembuangannya di lahan kosong Dusun Iker-iker, Desa Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme. Parahnya lagi, tumpukan limbah yang sudah dipasang garis polisi tersebut hanya berjarak sekitar 10 meter dari rumah warga.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Ketua RT 2 RW 1 Dusun Iker-iker, Ali Sodikin mengatakan, lahan kosong yang dijadikan tempat pembuangan limbah tersebut dulunya adalah tempat pembuatan paving. “Informasinya, pengirim hanya menitip saja di lahan tersebut,” kata Ali saat ditemui di lokasi, Senin (22/2/2021). 

Ali yang rumahnya berjarak sekitar 200 meter dari lokasi pembuangan limbah menjelaskan, bau yang diduga berasal dari limbah tersebut sangat menyengat. Terlebih saat kena hujan.

“Kalau hujan baunya menyengat dan hitam pekat. Sampai-sampai kami tidak kuat duduk di luar, (rasanya) pilek, langsung pusing kena sengatannya,” imbuhnya.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Dengan kondisi demikian, warga pun merasa sangat dirugikan. Sebab keberadaan limbah tersebut sangat menyengsarakan warga. Ada tetangganya yang punya anak kecil pun kerap menangis karena batuk-batuk, yang diduga akibat bau menyengat dari limbah tersebut.

“Warga dirugikan karena baunya sangat meyengat sekali. Kalau hujan mendidih, mengeluarkan asap seperti air masakan,” paparnya.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Menurutnya, keberadaan limbah ini sudah sekitar dua mingguan. Namun sampai detik ini belum ada laporan kepada pihak RT-RW terkait pembuangan limbah, yang dikabarkan berlangsung pada malam hari.

“Informasinya lahan milik orang Sidoarjo yang disewakan, setelah jadi tempat pembuatan paving dijadikan tempat material, terus kosong dan sekarang dipakai ini (pembuangan limbah). Sekitar tiga truk yang membuang diduga limbah B3 itu,” pungkasnya. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru