KLIKJATIM.Com | Surabaya--Pelantikan bupati/wali kota terpilih di Jatim batal digelar 17 Februari 2021. Sebab, masih ada tiga daerah yang masih bersengketa hasil pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).
[irp]
Baca juga: Dari Pulau Terluar ke Jakarta, Dua Siswa Sapeken Sumenep Tembus Program Kepemimpinan Nasional
"Tadi kami sudah rapat video conference dengan Kemendagri itu, akan diundur sekitar akhir Februari," ujar Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Jawa Timur, Jempin Marbun, Senin (15/2/2021).
Jempin menjelaskan, alasan mundurnya jadwal pelantikan bupati/wali kota terpilih di 17 kabupaten/kota, karena menunggu keputusan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK). Di Jatim, ada 3 Pilkada yang masih proses sengketa di MK. Yakni Pilkada Kota Surabaya, Pilkada Banyuwangi, dan Pilkada Lamongan.
"Diundur karena menunggu putusan dismissal MK terhadap sengketa pilkada," imbuhnya.
Baca juga: Buka Pintu Bagi Warga Sekitar, Daycare Petrokimia Gresik Raih Apresiasi dari Menteri PPPA
Jempin memastikan, pengunduran pelantikan bupati/wali kota terpilih juga berlaku untuk Pilkada yang tidak bersengketa. "Diundur meski yang tidak sengketa," jelasnya.
Menurutnya, pelantikan akan dilangsungkan selambatnya akhir Februari ini. "Diundur sampai akhir bulan, tanggalnya belum pasti. Tapi akhir bulan lah. Kecuali Pacitan dan Tuban yang masih sekitar April atau Mei pelantikannya. Karena masa jabatan kepala daerahnya habis di bulan itu," lanjutnya.
Diketahui, di Jatim ada 19 pilkada serentak. Yakni di Kota Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Kota Pasuruan, Tuban, Sumenep, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Banyuwangi, Jember, Pacitan, Kabupaten Mojokerto, Ponorogo, Ngawi, Trenggalek, Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang dan Situbondo.
Baca juga: Antrean Pertalite Mengular di Sumenep, Bupati Fauzi Minta Warga Kurangi Perjalanan Tak Mendesak
Kemudian 17 kepala daerah terpilih awalnya akan dilantik pada 17 Februari 2021. Sedangkan dua lainnya yakni Pacitan dan Tuban pelantikannya sesuai masa jabatan kepala daerah saat ini, yang habis sekitar April atau Mei 2021. (ris)
Editor : Redaksi