Sah! Whisnu Sakti Buana Wali Kota Surabaya

klikjatim.com
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melantik Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana. (ist)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Setelah Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Surabaya selama kurang lebih 2 bulan menggantikan Tri Risma Harinini yang diangkat menjadi Menteri Sosial (Mensos), kini Whisnu Sakti Buana (WS) resmi menjadi Walikota Surabaya secara definitif.

[irp]

Baca juga: INKA Ekspor Lagi 2 Unit Lokomotif ke Australia, Sinergi BUMN Tembus Pasar Global

Whisnu dilantik langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Jl Gubernur Suryo Kota Surabaya, pada Kamis (11/2/2021) siang.

Dalam sambutannya Khofifah mengatakan, Amanah yang disandang Whisnu kali ini merupakan hal besar. Pasalnya selain menjadi pemimpin Kepala Daerah, banyak sekali Pekerjaan Rumah (PR) yang diselesaikan Kota Surabaya terutama Pandemi Covid-19.

"Baru saja kita saksikan pengambilan sumpah jabatan sekaligus pelantikan Wakil walikota menjadi Walikota (Surabaya)," kata Khofifah, Kamis (11/2/2021).

Gubernur Khofifah juga mengucapkan selamat atas dilantiknya Whisnu Sakti Buana menjadi pemimpin Surabaya.

Baca juga: Cetak Lulusan Siap Kerja, Program TSM Honda MPM Honda Jatim Buka Peluang Karier Luas di Industri Otomotif

"Atas nama pemprov dan pribadi selamat semoga sisa masa jabatan produktifitas Pemkot terus dijaga dan ditingkatkan," tambahnya.

Sementara itu, Wahisnu mengatakan, di sisa waktu masa jabatannya yang sampai tanggal 17 Februari, pihaknya akan lebih fokus pada sektor penanganan COVID-19. 

"Sebelum dilantik ini kan saya juga secara de facto sudah melakukan beberapa perubahan SOP. Khususnya saat pemberlakuan PPKM 1, 2, dan lalu PPKM Mikro," kata Whisnu.

Baca juga: Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSMZ Sampang Hadirkan HCU Jantung

Saat ini Surabaya berada dalam zona orange dalam kondisi penyebarab COVID-19, karena itu, di masa jabatannya, Whisnu bakal menaruh perhatian khusus terhadap penanganan Covid-19.

"Sekarang kan orange, ya kita akan berupaya untuk kemudian menjadi zona hijau," pungkasnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru