KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Tidak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian menangkap pelaku penganiayaan berat sepasang kekasih di Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo. Pelaku adalah Jupri (59) warga Desa Gagang Kepuhsari, Kecamatan Balongbendo.
[irp]
“Benar, pelaku sudah ditangkap oleh anggota Resmob pada Hari Minggu kemarin di Gresik,” tutur Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji, Senin (8/2/2021) pagi. Tentang motif pelaku menganiaya korban, Sumardji mengatakan, anggota masih melakukan pendalaman.
Sebelumnya, Tim Resmob Polresta Sidoarjo memburu Jupri ke Kota Surabaya, Gesik dan Jember. Di tiga kota tersebut terdapat rumah saudara pelaku yang disinyalir untuk tempat pelarian.
Akhirnya, petugas berhasil menangkap Jupri di rumah saudaranya di Wringinanom Gresik pada Hari Minggu (7/2) sekitar pukul 16.00 Wib. Dari tangan Jupri, polisi mengamankan sebuah linggis dan satu unit sepeda motor.
Baca juga: Pamit Dinas ke Malang, ASN Bangkalan Ditemukan Meninggal di Parkiran Bandara Juanda
Seperti diberitakan sebelumnya, Seniwati (56) warga RT 04 RW II Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo dan Misto (56) warga Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo dianiaya di rumah janda tiga anak tersebut pada Hari Sabtu (6/2) malam. Penganiayaan tersebut mengakibatkan keduannya terluka parah. Darah berceceran di kamar korban dan membuat keduannya tidak sadarkan diri.
Dari informasi yang didapat, penganiayaan dipicu soal asmara. Korban Seniwati diduga mempunyai dua kekasih. Kisah cinta segitiga inilah yang melatarbelakangi penganiayaan ini. Saat kejadian, Misto datang ke rumah Seniwati. Keduanya memadu kasih di dalam kamar. Pelaku yang diduga juga merupakan kekasih korban , berhasil masuk ke rumah tersebut.
Baca juga: Wanita Tewas dalam Mobil Pelat Merah di Bandara Juanda, Polisi Selidiki Penyebabnya
Di dalam kamar, emosi pelaku memuncak saat melihat kekasihnya sedang berhubungan badan Seketika itu pelalu langsung membacok bagian kepala kedua korban hingga terkapar bersimbah darah.
Usai kejadian pelaku meninggalkan kedua korban yang tergeletak bersimbah darah di atas ranjang tanpa busana. Korban kemudian dievakuasi warga bersama polisi ke RS Anwar Medika, Krian. (bro)
Editor : Satria Nugraha