Baca juga: Pamit Dinas ke Malang, ASN Bangkalan Ditemukan Meninggal di Parkiran Bandara Juanda
Kapolsek Balongbendo Kompol Ari Priambodo mengatakan, penganiayaan dugaan karena cinta segitiga. Proses penyelidikan masih berlangsung dan saat ini pelaku dalam pengejaran
Disebutkan, penganiayaan terjadi dipicu karena masalah asmara. Korban Seniwati diduga mempunyai dua kekasih. Kisah segitiga itulah yang memicu terjadinya tindak penganiayaan yang terjadi di dalam kamar rumah janda dua anak itu.
"Saat kejadian Sabtu malam, Misto bertandang ke rumah Seniwati. Kedua memadu kasih di dalam kamar. Ternyata, pelaku yang diduga juga merupakan kekasih korban membuntuti korban Misto. Pintu rumah korban sudah terkunci. Namun pelaku yang datang, sudah hafal dengan kondisi rumah. pelaku berhasil masuk rumah," ujar kapolsek.
Baca juga: Wanita Tewas dalam Mobil Pelat Merah di Bandara Juanda, Polisi Selidiki Penyebabnya
Di dalam kamar, emosi pelaku naik ke ubun ubun saat melihat janda kekasihnya sedang berkembang biak di depan matanya. Seketika itu pelalu langsung membacok bagian kepala kedua korban hingga terkapar bersimbah darah.
“Saat bercinta, dugaan keduanya dianiaya oleh pelaku. Korban menjerit dan mengundang warga sekitar rumah untuk datang dan memberikan pertolongan,” pungkas Kompol Ari Priambodo.
Usai kejadian pelaku meninggalkan kedua korban yang tergeletak bersimbah darah di atas ranjang tampa busana. Korban kemudian dievakuasi warga bersama polisi le RS Amwar Medika,Krian untuk menjalani perawatan. (ris)
Editor : Satria Nugraha