Prihatin Korban Puting Beliung Candi, PIRA Sidoarjo Sumbang Sembako

klikjatim.com
Mimik Indayana saat menyerahkan sembako kepada pedagang pasar Balongdowo, Kamis (4/2/2021). (Satria Nugraha/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo—Bencana puting beliung yang menerjang kawasan Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, mengundang simpati berbagai kalangan. Salah satunya datang dari  Perempuan Indonesia Raya (Pira) Sidoarjo.

[irp]

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

Puluhan anggota organisasi sayap Partai Gerindra ini mengunjungi pasar Balongdowo untuk memberikan sumbangan beras dan sembako bagi pedagang yang lapaknya terimbas putting beliung.

“Begitu mendengar bencana ini, kami langsung berkoordinasi dengan anggota, berembug bantuan apa yang kiranya cocok bagi pedagang pasar yang terimbas,” tutur ketua Pira Sidoarjo Mimik Indayana, Kamis (4/1/2021) siang. Ia, menjelaskan, Pira Sidoarjo telah seringkali menyalurkan bantuan sosial bagi warga Kota Delta yang terkena bencana. “Pekan lalu, Pira menyalurkan bantuan bagi warga Desa Kedungbateng dan Banjarasri, Kecamatan Tanggulangin yang terimbas banjir,” jelas Mimik.

Baca juga: Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih

Perempuan yang juga anggota Komisi D DPRD Sidoarjo ini juga telah berkoordinasi dengan BPBD Sidoarjo. “Kami berharap, pemerintah Kabupaten Sidoarjo segera menyalurkan batuan khususnya segera mengganti atap kios pasar yang rusak. Apalagi saat ini masih musim penghujan. Tentu saja kalau tanpa atap, mereka tidak bisa berjualan saat hujan turun,” terang Mimik.

Seperti diberitakan sebelumnya, angin puting beliung menerjang kawasan Desa Balongdowo, Kecamatan Candi Sidoarjo pada Hari Rabu (3/2/2021) sore. Sapuan angin tersebut merusakkan belasan rumah warga di desa setempat. Angin juga menerbangkan atap kios pedagang di Pasar Balongdowo.

Baca juga: Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060

Meskipun reruntuhan seng dan batu bata telah dibersihkan, namun pedagang mengaku masih ketar-ketir untuk berjualan. Mereka khawatir, sisa-sisa reruntuhan menimpa mereka. (mkr)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru