SKK Migas Apresiasi Program Budidaya Padi Organik Yang Dikembangkan Pertamina EP Asset 4 Cepu Field

klikjatim.com
Tim SKK Migas saat melakukan monitoring program CSR Pertamina EP Asset 4 Cepu Field dalam mengembangkan budidaya tanaman padi organik di Kabupaten Blora

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Perwakilan Jawa Bali dan Nusa Tenggara (SKK Migas Jabanusa) mengapresiasi program budidaya padi organik Pertamina EP Asset 4 Cepu Field di Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora. Itu disampaikan usai tim melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program Corporate Sosial Responsibility (CSR) yang dilaksanakan di wilayah kerja Pertamina EP Asset 4 Cepu Field.

[irp]

Baca juga: Pemkab Bojonegoro Dukung Eksplorasi Migas melalui Survei Seismik 2D Lamturo

Dalam siaran pers yang diterima pada Senin (1/2/2021), disebutkan bahwa tim SKK Migas yang terdiri dari Wahyu Dono (Spesialis Pratama Dukungan Bisnis), Dimas Ario Rudhy Pear (Spesialis Dukungan Bisnis), dan Cindy Koeshardini (Staf Humas) mengunjungi Kelompok Bina Alam Sri di Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora pada Rabu pekan lalu.

Setelah diterima Kepala Desa Bajo, Sunhaji, rombongan SKK Migas langsung meninjau lokasi sawah padi organik milik anggota Bina AlamSri di Desa Bajo dan Wado. "Lahan di Desa Wado ini merupakan perluasan lahan dan keberhasilan program ini untuk merangkul lebih banyak masyarakat," ucap CSR Analyst Pertamina EP Asset 4, Arina Hidayatul Chasanah.

Baca juga: Peluang Besar untuk Sampang: Pengembangan Lapangan Hidayah Buka Potensi Jadi Daerah Penghasil Migas

Masih menurut Arina, program bertajuk Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) ini tidak hanya meluas ke Desa Wado, melainkan ke tiga desa lain, yakni Ngraho, Tanjung dan Sidorejo. Kunjungan SKK Migas berlanjut ke Toko Herbal dan Beras Organik. Sepanjang kunjungan tersebut, para anggota kelompok Bina Alam Sri bergantian menjelaskan berbagai kemajuan yang mereka rasakan selama program CSR Pertamina EP tersebut dilaksanakan.

"Program ini sesuai dengan situasi di mana pupuk kimia sulit diperoleh. Dengan tata cara pertanian organik, kami tidak terpengaruh dengan kondisi tersebut," ucap Ketua Kelompok Bina Alam Sri, Rokib.

Baca juga: Patra Logistik Peringati HUT Ke-81 RI Bersama Perwira di Berbagai Wilayah Operasional

Wahyu Dono menilai bahwa program CSR tersebut sudah berjalan dengan baik dan berpotensi memandirikan masyarakat. Oleh karena itu Wahyu berharap masyarakat dan pemerintah desa terus mendukung program tersebut. "Semoga terus berkembang dan kami lihat sudah ada potensi nyata bahwa masyarakat bisa mandiri dengan PSRLB," ujar Wahyu.

Usai kegiatan tersebut, rombongan menuju ke Kabupaten Bojonegoro di mana terdapat program sinergi dengan Pemerintah Kabupaten setempat. Program tersebut antara lain Pavingisasi Konservasi Rusa Jawa di Desa Malo dan Pembuatan Bronjong Sungai di Desa Trembes. Keesokan harinya, SKK Migas Jabanusa mengunjungi program-program CSR Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field. (hen)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru