Angka Kematian Pasien Covid-19 Jember Meningkat, Ini Penyebabnya

klikjatim.com
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jember, Gatot Triyono

KLIKJATIM.Com I Jember – Kasus kematian pasien positif Covid-19 di Kabupaten Jember, meningkat signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini sesuai berdasarkan data yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes

[irp]

Apa yang menyebabkan kasus Covid-19 dan kasus kematian terus mengalami peningkatan? Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jember, Gatot Triyono menyebutkan, hasil analisis kematian kasus Covid-19 Kabupaten Jember per hari ini tanggal 21 Januari 2021 disebabkan oleh beberapa hal. "Pertama, usia lebih dari 60 tahun memiliki presentasi tertinggi yaitu (36,79%) pada kematian pada Kasus Covid-19," jelasnya.

Baca juga: Terbaru, Magic Lightening Premium Diamond 1 Glowing Bisa Atasi Masalah Jerawat Wajah

Kedua, jenis kelamin laki-laki dan perempuan yang meninggal karena Covid-19 memiliki presentase yang tidak jauh berbeda yaitu 51% pada laki-laki dan 49% pada perempuan. Ketiga, berdasarkan lama perawatan di rumah sakit rentang waktu 0-2 hari memiliki jumlah yang lebih banyak dibandingkan perawatan diatas 3-5 hari.

Hal ini, kata dia, dikarenakan pasien yg datang ke RS sudah dalam kondisi sangat parah (terlambat dirujuk) karena takut kalau di RS akan dicovidkan. Hal ini merupakan image yg tidak benar di masyarakat. "Keempat, berdasarkan jenis pekerjaan yang paling banyak pada kematian karena Covid-19 adalah IRT yaitu sebanyak 97 orang," tuturnya.

Baca juga: Bupati Hendy Pantau Langsung Vaksinasi Covid-19 di Sekolah Perempuan Jember

Dan terakhir, diagnosis paling banyak dalam kasus kematian Covid-19 adalah pneumonia," tutup Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jember. (hen) 

Editor : Abdus Syukur

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru