KLIKJATIM.Com | Surabaya--Pemprov Jatim berencana membangun kilang minyak baru gress root refinery (GRR) di Kabupaten Tuban. Investasinya diperkirakan mencapai Rp 230 triliun yang akan dikerjakan dengan PT Pertamina dan Rosneft perusahaan asal Rusia.
Memorandum of understanding (MoU) memang belum terlaksana hingga saat ini. Namun lahan sekitar 936 hektar telah tersedia. Rinciannya, 348 hektare milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), 109 hektar milik Perhutani, 314 hektar milik warga, dan 165 hektare reklamasi.
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi
[irp]
Anggota DPRD Jatim, Budiono mendorong rencana pembangunan kilang minyak itu segera direalisasikan. Sebab, kilang minyak yang rencananya mampu menampung 300 barel minyak itu sangat dibutuhkan masyarakat.
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
"Selain dari sisi bisnis akan memberikan nilai lebih bagi pengusaha khusunya investor, disisi masyarakat akan memberikan dampak ekonomi yang akan timbul nantinya dikawasan pembangunan kilang tersebut," jelasnya di Surabaya, Jumat (4/10/2019).
[irp]
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
Dijelaskan oleh pria asal Bojonegoro ini, keberadaan kilang minyak tersebut perlu segera direalisasikan. Selain untuk memberikan kepastian pada investasi yang masuk, juga akan memberikan keuntungan bagi masyarakat sekitar khususnya terhadap penyerapan tenaga kerja.
“Keberadaan kilang minyak tersebut jelas akan memberikan keuntungan terhadap penyerapan tenaga kerja, khususnya untuk masyarakat sekitar. Dan ini juga akan memberikan dampak positif kepastian bagi investasi yang masuk,” kata politisi Partai Gerindra itu. (tri/mkr)
Editor : Redaksi