Dinas PU Identifikasi Kerusakan Infrastruktur Pulau Bawean Akibat Banjir  

klikjatim.com
Anak anak bermain didekat plesengan saluran air yang ambrol. faiz/klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik –  Kerusakan infrastruktur akibat banjir di sejulah wilayah Pulau Bawean segara diperbaiki. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pulau Bawean mendata kerusakan, salah satunya saluran drainase.   “Ada empat Desa yang kami tinjau langsung  dilakukan pengukuran.,” ungkap Kepala UPT Dinas PUTR Bawean Moh. Zein, , Rabu (13/1/2021). 

Menurut Zein, empat desa yang ditinjau meliputi Desa Kotakusuma, Pudakit, Telukjatidawang, dan Sukaoneng. Kerusakan yang telah diidentifikasi terparah di plengsengan jembatan, drainise saluran air di Jalan lingkar Bawean. 

Baca juga: Jurus Hilangkan Jejak Ala Curanmor Bawean, Motor Dipreteli lalu Dikubur Terpisah

Data kerusahakan ini selanjutnya untuk dilaporkan. Ini terkait dengan anggaran dari perbaikan.  “Karena untuk tahun 2020 sudah tidak ada anggaran , akan kami ajukan nanti di anggaran 2021,” imbuhnya

Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan pihak Dinas PUTR daratan Gresik untuk melakukan pengadaan anggaran untuk pembangunan drainise.

Baca juga: Revitalisasi Alun-alun Bawean Diusulkan Kembali, Lahan TPST Bawean Sudah Dibebaskan

Puluhan rumah tergenang banjir bandang dua hari di Pulau Bawean, Gresik. Desa Kepuh Telu, Kecamatan Tambak dan Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura terimbas paling parah.

Kepala Desa Lebak, Fadal mengatakan, banjir kali ini merupakan yang pertama terbesar di Pulau Bawean, sebab selain menggenangi puluhan rumah juga memutus jalan lingkar dan merendam sawah di Pulau Bawean.

Baca juga: Dinas PU Identifikasi Kerusakan Infrastruktur Pulau Bawean Akibat Banjir  

"Arus sungai dari Sungai Kebun Agung dan sungai besar meluap ke Jalan Raya Lingkar Bawean, sehingga sawah dan rumah di Desa Lebak tergenang dengan air selutut orang dewasa," katanya, Selasa,(12/1/2021)  (rtn)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru