Evakuasi Korban Banjir, 3 Petugas BPBD Kota Pasuruan Tersengat Listrik

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Pasuruan—Petugas BPBD Kota Pasuruan terus melakukan upaya evakuasi korban banjir di Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugulkidul. Akibatnya, tiga orang petugas BPBD tersengat listrik.

[irp]

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

Seorang petugas BPBD yang diketahui bernama Sofian Lutfi bahkan sempat dilarikan ke RSUD Bangil untuk mendapatkan perawatan. Namun, kabar terakhri kondisinya telah berangsur membaik.

"Sekarang kondisinya membaik. Alhamdulillah," kata Kepala BPBD Kota Pasuruan Samsul Hadi, Rabu (6/1/2021).

Peristiwa bermula saat air luapan Sungai Petung meluap dan masuk ke permukiman pada Selasa (6/1/2021), malam. Di Kelurahan Kepel saat itu banjir sudah setinggi lutut orang dewasa.

Baca juga: Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih

Petugas BPBD yang bersiaga sejak sore hari berupaya melakukan evakuasi warga. Tiga petugas masuk ke salah satu rumah yang terendam untuk menolong penghuninya.

"Saat itu air masih selutut sehingga aliran listrik belum dimatikan. Biasanya kalau sudah sedada baru dimatikan. Penghuninya bertahan di atas," jelas Samsul.

Baca juga: Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060

Saat tiga petugas masuk ke rumah, tiba-tiba tersengat listrik. Dua orang bisa lepas, sementara satu orang pingsan. Listrik langsung dimatikan.

"Mungkin di dalam air ada stop kontak," ungkap Samsul. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru