KLIKJATIM.Com | Gresik - Maraknya pencurian sepeda motor di Kota Gresik ditambah minimnya pengungkapan kasus curanmor membuat warga Kota Gresik dibuat geram oleh ulah maling motor ini. Sehingga saat ada maing yang tertangkap tangan, bisa ditebak apa yang dihadiahkan buat mereka. Setidaknya ini dibuktikan Priyo Agung Sukarno (23) asal Jalan Dupak Bangunrejo, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya.
[irp]
Baca juga: Warga Jl Kartini Gresik Hajar Diduga Maling Motor, Satu Dikirim ke Akherat Satu Diboyong ke RS
Maling spesialis motor matik asal Surabaya ini menjadi bulan-bulanan massa saat kepergok dan tertangkap tangan mencuri sepeda motor di Jalan Akim Kayat No. 114, RT 001 RW 004 Kelurahan Sukorame Kecamatan Gresik , Kabupaten Gresik, Jumat (25/12/20200) malam. Beruntung sebelum nyawanya ikut melayang di tangan warga, polisi bergerak cepat mengamankan pelaku dari amuk massa.
Menurut saksi mata, pencurian itu terjadi Jumat malam sekitar pukul 18.00 WIB di depan warung makan Bebek Bu Sofi Jalan Akim Kayat. Pelaku yang sejak lama mondar-mandir mencari sasaran menghentikan langkahnya di depan warung makan tersebut. Lantas dia melirik sepeda motor Honda Scoopy warna hitam nopol W 6879 BY, milik Efendy Surya Saputra warga Jalan Veteran Singosari Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.
Baca juga: Pelaku Pelemparan Kaca Bus Trans Jatim Dibekuk Polisi
Rupanya gerak-gerik pelaku yang mencoba membandrek kunci motor sudah diperhatikan sejumlah pembeli nasi bebek, termasuk korban. Mereka sengaja menunggu pelaku beraksi mencongkel anak kunci. Sehingga ketika pelaku mengotak atik anak kunci, massa kemudian mengepung pelaku. Sadar aksinya diketahui massa, pelaku mencoba kabur ke arah Alun-alun Kota Gresik. Namun langkahnya kalah sigap dengan massa yang dengan mudah memegang badan pelaku.
"Maling itu kemudian dibanting oleh warga sekitar lalu sekitar belasan orang menghajar pelaku dengan tangan kosong. Sementara rekan pelaku yang mengawasi situasi kabur lebih dahulu mengendarai motor," kata Yoyok, salahsatu pengendara motor yang ikut mengamankan pelaku.
Baca juga: Buang Limbah di Tanah Negara, DLH Gresik Periksa Perusahaan Kayu di Kecamatan Kebomas
Meski minta ampun, namun warga yang sudah geram dengan ulah pelaku tetap menghajarnya hingga babak belur. Pencurian ini kemudian terdengar anggota Polsek Kota yang jaraknya tidak sampai 500 meter dari lokasi kejadian. Polisi yang datang beruapaya menenangkan warga sambil mengamankan pelaku dari amuk massa.
Kapolsek Gresik Kota AKP Inggit Prasetiyanto membenarkan kejadian maling tersebut, namun pihaknya enggan berkomentar lebih karena masih proses pengembangan. “Proses pengembangan kami jadi sementara kami belum bisa membagikan data tentang masalah ungkap yang saat ini sedang kami proses Sekali lagi mohon maaf,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui selulernya. (bro)
Editor : Redaksi