KLIKJATIM.Com | Gresik--Satuan tugas (Satgas) percepatan penanganan Covid-19 Gresik melaporkan lonjakan pasien baru sebanyak 16 Orang, sementara pasien sembuh mencapai sembilan Orang.
[irp]
Baca juga: Apresiasi Perjuangan Atlet, KONI Sampang Guyur Reward bagi Peraih Medali Porprov Jatim 2025
Juru bicara satgas Saifudin Ghozali menuturkan, lonjakan pasien terjadi lantaran banyak faktor. Namun Ia menghimbau agar masyarakat meningkatkan disiplin protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
"Kuncinya 3M, biar bisa secepatnya pandemi ini tertangani," ujarnya.
Baca juga: Serahkan SK PNS dan Perpanjangan PPPK, Bupati Gresik Tekankan Integritas ASN
Lonjakan pasien sebanyak 16 itu tersebar di beberapa kecamatan, diantaranya Kecamatan Manyar sebanyak 6 Orang, Kecamatan Driyorejo sebanyak 5 Pasien, Kecamatan Menganti satu Pasien, Kecamatan Gresik 3 Pasien, Kecamatan Kedamean satu Pasien.
Sementara pasien yang sembuh yang berjumlah sembilan orang berasal dari tiga Kecamatan, antara lain Kecamatan Menganti sejumlah dua Orang, Kecamatan Kebomas dua Orang, Kecamatan Manyar lima Pasien.
Untuk mengantisipasi lonjakan di momen Natal dan Tahun Baru, Satgas sendiri melalui Pemkab Gresik telah melarang perayaan tahun baru lantaran berpotensi mengundang masa besar dan menimbulkan kerumunan.
"Beberapa waktu lalu Bupati dan Forkopimda telah sepakat acara perayaan tahun baru tidak boleh," ungka Ghozali. (mkr)
Editor : Abdul Aziz Qomar