KLIKJATIM.Com | Surabaya - Presiden RI, Joko Widodo telah menunjuk Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini untuk masuk dalam Kabinet Indonesia Maju. Risma mendapatkan kepercayaan dari presiden dua periode tersebut sebagai Menteri Sosial (Mensos) menggantikan Juliari P Batubara, yang tersangkut dugaan kasus korupsi dana bantuan sosial Covid-19 dan menjadi tersangka KPK.
[irp]
Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global
Dengan adanya penugasan baru ini, maka Risma yang merupakan Wali Kota Surabaya terpaksa harus menanggalkan sisa jabatannya. Setelah itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim akan menetapkan seorang Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota.
Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun
Kabiro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jatim, Jempin Marbun mengatakan, pihaknya masih menunggu surat pengunduran diri Risma. Pasalnya dari surat pengunduran diri itulah akan dijadikan dasar penetapan Whisnu Sakti Buana sebagai Plt Wali Kota Surabaya.
“Sekarang kami masih menunggu surat pengunduran diri itu. Baru nanti Bu Gubernur akan menunjuk Plt,” kata Jempin seperti dilansir suarasurabaya.net, Selasa (22/12/2020).
Baca juga: Masyarakat Madiun Padati Honda Premium Matic Day, Jajaran Skutik Premium Jadi Primadona
Kemudian Pemprov Jatim akan menunggu proses pemberhentian, yang akan dibahas dalam rapat paripurna DPRD Kota Surabaya. “Keputusan (pemberhentian) itu nanti akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Ibu Gubernur untuk pemberhentian Bu Risma. Baru secara formal ada pelantikan Wali Kota defintif,” jelasnya. (hen)
Editor : Redaksi