KLIKJATIM.Com | Jakarta - Sejumlah pihak telah menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan vaksinasi virus corona (Covid-19) setelah Presiden Jokowi mengeluarkan kebijakan memberikan vaksin secara cuma-cuma kepada warga Indonesia. Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) siap melakukan vaksinasi virus corona (Covid-19) kepada 182 juta masyarakat Indonesia.
[irp]
Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes
Vaksinasi akan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang telah dilatih. Meski begitu, vaksinasi masih harus menunggu adanya vaksin Covid-19 yang siap digunakan. "Kami sangat siap melakukan penyuntikan segera setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat," ujar Ketua Satgas Covid-19 PB IDI, Zubairi Djoerban.
Saat ini, Indonesia telah mendatangkan 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 yang diproduksi Sinovac. Vaksin tersebut saat ini masih dalam proses pemberian izin oleh BPOM.
Baca juga: Terbaru, Magic Lightening Premium Diamond 1 Glowing Bisa Atasi Masalah Jerawat Wajah
Sebelumnya, vaksinasi ditargetkan akan dilakukan kepada 182 juta masyarakat Indonesia. Hal itu untuk menciptakan kekebalan sehingga Indonesia bisa keluar dari pandemi Covid-19. "Sekitar 70% yang divaksinasi itu maka virus corona akan sulit mencari inang baru sehingga akhirnya penularan terhenti," terang Zubairi.
Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah menyampaikan akan mendukung upaya vaksinasi vaksin Covid-19. Vaksin akan diberikan secara gratis kepada masyarakat. "Semuanya kita akan mendapatkan vaksiansi, gratis. Jangan ada yang bingung wah bayar, gratis," jelas Jokowi.
Baca juga: Pasca Perusakan di Wisma Karanggayam, Piala dan Piagam Diamankan Sementara di G10N
Jokowi menargetkan vaksinasi dapat dimulai pada bulan Januari 2021 mendatang. Tenaga kesehatan, TNI, dan Polri akan menjadi prioritas pertama untuk mendapatkan vaksin Covid-19. (hen)
Editor : Redaksi