Cegah Klaster Keluarga, TP PKK Gresik Lakukan Rapid Test Untuk Ibu Rumah Tangga

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik - Penerintah Kabupaten Gresik melalui  Satgas Percepatan Penanganan Covid terus melaksanakan 3T, Prokes dan  galakkan 3M. Ini untuk mencegah agar pandemi Covid tidak menyebarluas dan membentuk klaster baru.  Langkah itu salahsatunya dilakukan TP PKK Kabupaten Gresik dengan menggelar rapid test untuk 120 ibu rumah tangga.

[irp]

Baca juga: Kembali Dari Bawean, Bupati Yani Lepas Keberangkatan Bantuan dan Kunjungi Korban Luka Gempa Bawean.

Pelaksanaan rapid test yang menyasar para perempuan ini telah dilaksanakan sejak kemarin di seluruh Puskesmas di Wilayah Perkotaan yaitu Puskesmas Kebomas, Puskesmas Alun-alun, Puskesmas Gending dan Puskesmas Manyar.

Puncaknya pelaksanaan Rapid test dilaksanakan pada hari ini di Pendopo Bupati Gresik pada Rabu (16/12/2020). Rapid test di Pendopo Bupati ini menyasar para ibu-ibu pengurus TP PKK Kabupaten Gresik termasuk Ketua TP PKK Kabupaten Gresik, Maria Ulfa Sambari.

Dalam ketarangannya, Ketua TP PKK Kabupaten Gresik menyatakan bahwa kegiatan rapid test ini dilaksankan dalam rangka memperingati hari ibu. Selain itu, Dia menyatakan bahwa dengan adanya pandemic Covid-19 yang berkepanjangan ini, pihaknya merasa prihatin dan Bersama Dina Kesehatan Gresik akan membantu Pemerintah dalam meminimalisir Penularan Covid.

“Kami me rapid test para ibu karena selama ini para ibu yang identik dengan ibu rumah tangga ini luput dari perhatian. Padahal para ibu ini sangat berperan penting dalam rumah tangga. Pemberian pemahaman tentang covid juga diberikan dengan harapan agar para ibu ini bisa mensosialisasikan kepada keluarga dan tetangganya" Kata Maria Ulfa Sambari.

Baca juga: Kapolres Gresik Bersama Dandim 0817 Gresik Terjunkan Tim Trauma Healing untuk Korban Gempa di Pulau Bawean

Ketika ditanya tentang Langkah yang diambil oleh TP PKK, apabila pada hasil pemeriksaan ada yang reaktif. Dia menyatakan bahwa akan dilakukan Langkah lebih lanjut.

“Kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Gresik tentang penanganan COVID ini, makanya Ketika ada yang reaktif langsung dirujuk ke Rumah Sakit atau diadakan isolasi sesuai penanganan standard oleh Dinas Kesehatan Gresik” katanya.

Namun demikian, Maria Ulfa Sambari berharap bahwa semua ibu annggota PKK dan para ibu-ibu di Gresik ini bisa sehat semua. Dia menyarankan agar para ibu tetap memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir dan fisichal distancing serta menghindari kerumunan.

Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes

Terpisah Jubir Satgas Covid 19 Gresik , drg Saifudin Gozali menjelaskan, saat ini ada tambahan 8 pasien positif di Kabupaten Gresik. Meski demikian, pasien yang sembuh juga ada 8 orang yang tersebar di sejumlah kecamatan.

"Untuk itu kami mengajak semua warga untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam beraktifitas dengan menjaga jarak, mencuci tangan dan tidak lupa harus memakai masker," jelas drg Saifudin Gozali. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru