Cegah Banjir, 11 Sungai di Bojonegoro Telah di Normalisasi

klikjatim.com
Normalisasi sungai di Bojonegoro terus dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir. (Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Upaya mitigasi bencana banjir telah dilakukan Pemkab Bojonegoro sejak dini. Di antaranya dengan melakukan normalisasi sungai hingga pembangunan long storage.

[irp]

Baca juga: Demo Ricuh di Dinas Pertanian Sampang, Mahasiswa Tuntut Mafia Pupuk Ditindak dan Usut Hilangnya Hand Traktor

Tahun 2020 sudah 11 titik yang dnormalisasi disertai pembuatan long storage yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Bojonegoro.

"Kita sudah lakukan beberapa titik untuk mengatasi banjir," kata Kepala Dinas PU SDA Kabupaten Bojonegoro, Tejdo Sukmono, Kamis (3/12/2020).

Dikatakan, beberapa titik yang biasanya banjir saat musim penghujan, setelah sungai dinormalisasi kini tak lagi banjir. Dinas PU SDA juga memprioritaskan titik-titik yang rawan banjir untuk dinormalisasi, khususnya beberapa sungai yang mengalami pendangkalan.

Menurutnya Tedjo, upaya normalisasi sungai akan terus dilakukan di tahun 2021. Harapannya, setelah dinormalisasi daya tampung bisa bertambah sehingga debit aliran sungai tak meluber ke permukiman warga.

Baca juga: Ekonomi Nasional Menguat, Arus Peti Kemas Pelindo Terminal Petikemas Tumbuh 6,87 Persen di 2025

"Tahun depan akan terus melakukan normalisasi yang biasanya terjadi banjir akan kita normalisasi," kata Tejdo Sukmono kepada klikjatim.com.

Ia menambahkan, long storage adalah tempat tampungan air yang memanjang di sungai atau kali yang telah dilakukan normalisasi, sehingga sepanjang sungai tersebut ketersediaan air selalu ada, sekaligus dapat meninggikan muka air sehingga air irigasi bisa mengalir secara gravitasi. Nantinya, di bagikan hilir dapat dilengkapi dengan bangunan cekdam.

”Selain sebagai tampungan air, manfaat long storage juga dapat digunakan untuk penyedia air irigasi pertanian dan dapat dimanfaatkan untuk pemeliharaan ikan air tawar. Selain itu potensi lain bisa untuk pengembangan pariwisata dan konservasi air untuk membantu pelestarian mata air dan kelestarian sumur masyarakat,” pungkasnya.

Baca juga: Tudingan Pencemaran Nama Baik Berujung Laporan Polisi, Kades Sumberagung dan Warga Akhirnya Damai

Tejdo Sukmono berharap dengan dilaksanakan normalisasi sungai dan pembangunan long storage dapat meminimalisir dampak bencana banjir luapan sungai saat musim penghujan dan tampungan air dari long storage tersebut dapat menyediakan air irigasi pada musim kemarau.

Berikut sungai yang sudah dinormalisasi tahun 2020 :

  1. Kali Ingas desa Kadungrejo dan Pucangarum (spot-spot)
  2. Anak kali Ingas desa Sumberwangi.
  3. Kali Pundungkembar Desa Karangdayu (spot-spot).
  4. Kali Kerjo desa Sugihwaras, Desa Blongsong, Desa Baureno dan rencanyanya dilanjutkan ke Desa Sumbergede
  5. Afvour Desa Butoh Kec. Sumberejo.
  6. Afvour Desa Balongdowo
  7. Afvour desa Ngumpakdalem.
  8. Kali Gandong dusun Sugihan Kedungsumber
  9. Kali Pacal Desa Gondang
  10. Kali Desa Pragelan.
  11. Afvour Desa Malo
(mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru