KLIKJATIM.Com | Probolinggo - Ini peringatan bagi semua pengguna jalan agar lebih waspada saat menyeberangi lintasan rel Kereta Api (KA) tanpa palang pintu. Jika diabaikan bisa bernasib seperti yang dialami Mega Ratu Muslimah, warga Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.
[irp]
Baca juga: Sinergi Bagi Negeri: MPM Honda Jatim Salurkan 18.440 Bibit Bunga Lewat Program One Sales One Seed
Pengemudi mobil Honda Brio warnah putih nopol S 1875 ZB itu terpental jauh beserta kendaraannya, setelah ditabrak KA Sri Tanjung Jurusan Surabaya-Banyuwangi di perlintasan tanpa palang pintu tepatnya di Kelurahan Pilang, Probolinggo, Senin (30/11/2020). Kondisi perempuan 26 tahun ini masih selamat dengan luka ringan di bagian kepala.
"Korban selamat. Saat ini korban sudah dibawa ke IGD RSUD dr Mohammad Saleh Probolinggo," kata Kanit Laka Polres Probolinggo Kota, Ipda Achmad Tohari.
Baca juga: Kendalikan Inflasi Awal Tahun, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Deket Lamongan
Sedangkan untuk kondisi mobilnya ringsek akibat insiden ini.
Ipda Achmad Tohari mengatakan, sesuai keterangan saksi dari hasil olah TKP menyebutkan bahwa korban kurang memperhatikan rambu rambu saat tiba di perlintasan. Apesnya, ketika itu sedang melintas KA Sri Tanjung yang jaraknya sudah dekat dan "Braaakkk".
Mega beserta mobil Honda Brio yang dikemudikannya pun terpental hingga beberapa meter. "Korban tidak memperhatikan rambu pemberitahuan kereta, sehingga disambar KA Sri Tanjung dari arah barat," jelasnya.
"Ini imbauan bagia semuanya, jangan langsung menyeberang rel kereta. Perhatikan rambu, tengok kanan kiri agar kecelakaan bisa dihindari," tambahnya. (hen)
Editor : Redaksi