Baca juga: Dihantam Ombak, Pemancing Jember Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan Pantai Payangan
Plt Bupati Jember, Drs. KH. Abdul Muqit Arief mengatakan, pihaknya telah memerintahkan dinas terkait untuk disterilkan terlebih dahulu dengan disinfektan, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus asal Wuhan, China, tersebut.
"Ya kita harus tutup biar masyarakat tidak datang ke kantor. Kita tutup untuk sementara waktu. Pelayanan nanti sistem kerja WFH. Hal ini sangat penting dilakukan agar virus tersebut tidak meluas kemana-mana,” ungkapnya, Jumat (27/11/2020).
Sementara itu Plt. Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Diskominfo) Jember, Gatot Triyono juga membenarkan hal yang disampaikan oleh Plt Bupati Jember tersebut.
Ditambahkan Gatot, adapun yang terkonfirmasi positif Covid-19 kesemuanya pegawai di instansi tersebut. "Yang terkonfirmasi positif Covid-19 memang benar ada tiga orang, karena itu dinas terpaksa disterilkan dan pegawai tidak masuk kantor, cukup bekerja dari rumah," kata Gatot.
Baca juga: TPA Pakusari Penuh, Pemkab Jember Larang Sampah Organik Masuk Mulai 1 Juni 2026
Berdasarkan data yang dibagikan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Jember, jumlah warga Jember yang terkonfirmasi positif hingga Jumat ini 2.268 orang dengan rincian pasien sembuh 1.668 orang, pasien yang dirawat 502 orang dan meninggal dunia 98 orang. (hen)
Baca juga: Gas Elpiji 3 Kg Langka di Jember: Pemkab Gelar Pasar Murah dan Ancam Cabut Izin Usaha Nakal
Editor : Abdus Syukur