Terlalu Kencang Putar Musik Dum Truk di Jombang Tertabrak Kereta Api, Sopir dan Kernet Tewas

klikjatim.com
Dum truk di Jombang tertabrak kereta api hingga terbelah menjadi dua.

KLIKJATIM.Com | Jombang—Diduga akibat terlalu kencang saat memutar musik sebuah dum truk tertabrak kereta api (KA) di perlintasan tanpa palang pintu Dusun Bodeh, Desa Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang. Akibatnya, sopir dan kernet tewas di lokasi kejadian.

[irp]

Baca juga: INKA Ekspor Lagi 2 Unit Lokomotif ke Australia, Sinergi BUMN Tembus Pasar Global

Saksi Mata Ali Nur Rohmad (50) mengatakan dump truk nopol S 8174 N melaju dari arah utara ke selatan, atau dari wilayah Kecamatan Perak menuju ke Desa Kayen.

Saat itu, sopir truk Dayat (40), warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandar Kedungmulyo menyalakan musik di dalam kabin. Dia bersama kernetnya, Abdurrohman (43) yang juga warga Gondangmanis.

"Truk dari utara pakai musik. Ada teman dari belakang meneriaki tidak dihiraukan, sampai tertabrak kereta dari timur," kata Ali kepada wartawan di lokasi kecelakaan, Jumat (27/11/2020).

Baca juga: Cetak Lulusan Siap Kerja, Program TSM Honda MPM Honda Jatim Buka Peluang Karier Luas di Industri Otomotif

Dump truk tersebut tertabrak KA Gaya Baru Malam Selatan saat menyeberangi perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Bodeh. KA yang dimasinisi Frengky Tornado (35) itu melaju kencang dari arah Surabaya ke Jakarta, atau dari timur ke barat.

Seketika truk terseret KA hingga sekitar 500 meter dari perlintasan. Dump truk ini terbelah menjadi dua bagian. Yaitu bagian kepala dan baknya terpisah.

"Korban yang meninggal dua orang," terang Ali.

Baca juga: Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSMZ Sampang Hadirkan HCU Jantung

Kapolsek Bandar Kedungmulyo AKP Mursid menjelaskan, kecelakaan ini dipicu kelalaian sopir truk yang tidak memperhatikan kedatangan KA saat menyeberangi perlintasan kereta api tanpa palang pintu Dusun Bodeh.

Menurut dia, kecelakaan ini mengakibatkan sopir dan kernet truk tewas seketika di lokasi. "Kedua korban meninggal dunia di TKP karena luka parah," tandasnya. (hen)

Editor : Tsabit Mantovani

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru