KLIKJATIM.Com I Banyuwangi - Di tengah situasi pandemi dan menjelang pilkada, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengumpulkan perangkat desa. Tujuannya, meminta seluruh aparat desa untuk pandai-pandai mulai menata skala prioritas yang harus dibangun desa. “Kita semua memang terimbas, namun kita harus menemukan solusi bareng-bareng untuk mengatasi ini semua,” kata Anas.
[irp]
Ada sekitar 100 perangkat desa dari 59 desa di Kabupaten Banyuwangi yang hadir. Mereka diminta bisa membuat skala prioritas di tengah berkurangnya anggaran pemerintah pada tahun 2021. Ini akibat dari berkurangnya transfer dari pemerintah pusat maupun kemampuan penerimaan pendapatan asli daerah yang menurun imbas dari pandemi covid 19.
Baca juga: Sudah 508.000 warga Banyuwangi mendapat Vaksinasi Covid-19
“Dampak dari pandemi ini salah satunya adalah penurunan fiskal pemerintah. Untuk Banyuwangi sendiri, APBD yang semula 2020 sebesar Rp 3,3 triliun rupiah, untuk tahun 2021 diajukan menjadi Rp 2,7 triliun. Ini menjadi perhatian kita semua,” kata Anas.
Baca juga: Gerayangi Organ Vital ABG 10 Tahun Saat Masak, Bandot Tua asal Banyuwangi Diringkus
Bimtek yang berlangsung selama sehari penuh ini menghadirkan beberapa narasumber. Antara lain dari Satuan Polisi Pamong Praja yang membawakan tentang materi kedisiplinan. Badan Kesatuan Bangsa tentang wawasan kebangsaan dan etika organisasi. Bagian Pemerintahan tentang etika birokrasi perangkat desa. Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) tentang dasar perencanaan dan pengelolaan keuangan aset desa. Inspektorat tentang pelaksanaan pengawasan di desa, serta dari Bagian Hukum tentang dasar penyusunan peraturan di desa.(rtn)
Editor : Apriliana Devitasari