KLIKJATIM.Com | Gresik – Dua orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Kecamatan Manyar dan Benjeng Kabupaten Gresik kembali pulang dan bertemu keluarganya setelah belasan tahun menghilang.
Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik berhasil mempertemukan dua Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang telah lama hilang ini setelah melakukan penelusuran bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Kepala Dinsos Kabupaten Gresik Umi Khoiroh mengatakan, dua orang ODGJ tersebut teridentifikasi di Sentra Terpadu Inten Soewono Jawa Barat yang merupakan Organisasi layanan dan dukungan untuk penyandang cacat di Cibinong, Jawa Barat milik Kemensos.
Di tempat tersebut ada Pemerlu Pelayanan Kesehatannya Sosial alias PPKS yang sedang dirawat merupakan warga Gresik.
"Kami langsung merespon dengan melakukan penelusuran," ujar Umi melalui Pekerja Sosial Ahli Muda Alfi Ariyanto.
Dikatakan, setelah dilakukan penelusuran beberapa hari bersama TKSK Kecamatan, akhirnya ada desa yang mengaku mengenali orang tersebut. Yakni dari Manyar dan Benjeng.
"Yang dari Manyar yakni ST telah 14 tahun menghilang dan IM dari Benjeng 9 tahun menghilang," ungkap dia.
Baca juga: Fakultas Kedokteran UNAIR Tertarik Penanganan ODGJ di LamonganMendapat respon tersebut, pihaknya bersama TKSK kemudian melakukan pengecekan langsung ke masing- masing keluarga. Dan dipastikan memang benar.
"Jadi kami sudah cek dulu apakah benar atau tidak," papar dia.
Setelah dipastikan kebenarannya, pihaknya kemudian melakukan penjemputan ke Sentra Terpadu Inten Soeweno di Bogor Jawa Barat. Bersama tim dari sana, pihaknya mempertemukan PPKS tersebut dengan keluarganya.
"Kami ikut terharu. Akhirnya keluarganya yang hilang belasan tahun bisa kembali ke keluarganya. Kami berpesan agar bisa dijaga dengan baik," tandasnya. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar