KLIKJATIM.Com | Gresik — Nur Kurnia Wati (24), peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) asal Gresik ini merasakan sebuah kebahagiaan yang didapatkannya karena menjadi peserta JKN-KIS. Kebahagian tersebut tidak lain adalah saat ia mengetahui bahwa Tuhan telah menitipkan rezeki seorang anak di rahimnya. Semua biaya selama kehamilan terbantu oleh program JKN-KIS.
[irp]
“Siapa yang tidak senang dikaruniai seorang anak di usia yang masih muda seperti saya, tidak lama dari pernikahan saya sangat senang mengetahui saya hamil. Dan saya saat itu juga bertambah bahagia karena saya sudah memiliki jaminan baik bagi saya maupun untuk anak saya. Dari awal hamil, setiap kontrol saya selalu pakai kartu JKN-KIS,” kisah Nia, sapaan akrabnya.
Peserta JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) ini, mengakui bahwa selama dirinya tercatat sebagai peserta JKN-KIS sejak tahun 2016 tidak terlalu percaya akan manfaat program JKN-KIS. Sampai akhirnya, ia merasakan sendiri manfaatnya sampai dirinya menjalani persalinan.
“Saya sudah sejak 2016 terdaftar, tapi ya saya juga tidak begitu menggubris program ini. Karena memang Alhamdulillah saya dan keluarga kan tidak pernah sakit, tapi setelah merasakan sendiri baru saya sadar betapa besarnya manfaat program JKN-KIS ini bagi semua orang. Termasuk saya bisa melahirkan anak pertama saya dengan tanpa biaya, padahal saat itu saya sudah siap-siap dengan tabungan saya yang mungkin tidak akan cukup membiayai kelahiran anak saya,” ujarnya, Jumat (22/10/2020).
Tidak cukup hanya itu. Nia juga menjelaskan pelayanan yang diberikan juga sangat baik. Tidak pandang segmen kepesertaan, semua pelayanan adil diberikan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh peserta.
"Ternyata tidak seperti kata orang, pelayanan yang diberikan semua saya rasakan sesuai dengan hak kita. Dan saya selalu dibantu sampai saya selesai melahirkan. Tidak ada yang dikecualikan," paparnya.
Dengan pengalamannya ini, tak jarang Ibu satu anak tersebut sering menyarankan kepada saudara maupun teman-temannya untuk mendaftarkan sebagai peserta JKN-KIS. Hal tersebut karena Nur merasakan pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Ia lantas berharap agar program yang dikelola oleh BPJS Kesehatan ini dapat terus menjadi penyelamat bagi masyarakat.
"Saat ketemu keluarga atau teman, saya suka cerita pengalaman tentang manfaat JKN-KIS. Saya sarankan kepada teman atau saudara yang belum terdaftar JKN-KIS untuk segera mendaftar karena selain memang untuk jaminan kesehatan atau jaga-jaga jika sakit juga karena manfaatnya jelas tidak main-main. Sangat membantu kami. Semoga program JKN-KIS ini terus menjadi penyelamat setiap jiwa," pungkasnya. (adv/nul)
Editor : Abdul Aziz Qomar