klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kejar Pasar Global, UMKM Jatim Diminta Segera Transformasi Digital

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Jatim Fair tahun ini 80 persennya digelar secara virtual. Bukan semata karena covid-19, tapi juga menjadi terobosan transformasi digital yang kini menjadi keharusan bagi pelaku ekonomi, terutama UMKM.

[irp]

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut, Jack Ma, Co-founder Alibaba saat forum WTO tahun 2018 lalu sudah memprediksi jika di tahun 2030, 99 persen pelaku UMKM dunia akan melakukan proses perdagangan secara online.

"Artinya, setuju tidak setuju hari ini kita harus melakukan literasi digital. Jika tidak maka usaha kita akan tertinggal,” tegas Khofifah di Grand City Surabaya, Kamis (22/10/2020).

Proses literasi digital untuk pelaku UMKM harus segera dilakukan secara masif. Sebab itu, Khofifah mengajak para stakeholder hingga lembaga perbankan mendorong pelaku UMKM agar melakukan penjualan secara online.

Kata Khofifah, tranformasi digital ini penting bagi pelaku UMKM. Apalagi, UKM atau IKM memberikan kontribusi PDRB Jatim pada tahun 2019 sebesar 56,94 persen atau menyumbang sekitar Rp 1.339,47 triliun dari total PDRB Jatim tahun 2019 yang sebesar Rp 2.352,42 triliun.

“Kami butuh support luar biasa dari semua pihak baik government maupun private sektor untuk terus bersama-sama membangun kolaborasi dan sinergi mendorong pelaku UMKM Jatim masuk dalam e-commerce maupun melalui marketplace," tandasnya.

Sekadar informasi, pameran Jatim Fair Virtual 2020 resmi dimulai pada Kamis (22/10/2020). Pameran ini dikemas secara offline selama tiga hari (22-24 Oktober) dan online selama lima hari (22-26 Oktober).

Sementara konsepnya, dilaksanakan dengan komposisi 20 persen offline dan 80 persen online. Konsep offline, melalui kegiatan Business to Business (B to B) dan diperuntukkan bagi undangan, yang merupakan para reseller Tokopedia yang terpilih memenuhi syarat kesehatan dan ekonomi. (bro)

Editor :