KLIKJATIM.Com I Gresik - Menjelang akhir masa pemerintahannya, Bupati Sambari Halim Radianto mendapat kado istimewa dari Kementerian Keuangan. Sejak 2015 hingga 2020 ini, Pemkab Gresik mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk penyajian laporan keuangan.
[irp]
Dan pada penghargaan tahun ini, Bupati Sambari diarak naik kepala Reog usai menerima piagam penghargaan yang diserahkan Gubernur Jatim Khofofah Indar Parawangsa. Piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Keyangan RI Sri Mulyani Indrawati diserahkan di Gedung Grand City Surabaya, Senin (19/10/2020).
Usai menerima penghargaan tersebut, Bak pahlawan yang menang perang, Bupati Sambari disambut Istimewa. Sejumlah Kepala OPD secara spontanitas menghadirkan kelomp[ok hiburan Reog Ponorogo untuk penyambutan tersebut.
[caption id="attachment_37279" align="aligncenter" width="777"]
Bupati Sambari menerima piagam penghargaan opini WTP yang diserahkan Gubernur Jatim Khofofah Indar Parawangsa di Grand City Surabaya.[/caption]
Selepas masuk gernag kantor, Bupati dijemput oleh grup reog tersebut serta diikuti oleh para Kepala OPD. Salah seorang Kepala OPD dibantu yang lain memandu Bupati untuk naik dadak merak. Meskipun agak kesulitan, akhirnya Bupati berhasil menaiki puncak dadak merak tersebut.
Hanya beberapa meter Bupati turun dari dadakmerak tersebut, lalu berjalan sambil mengikuti irama kerawitan dari reog Ponorogo serta diikuti oleh Langkah para Kepala OPD menuju Kantornya.
Memang suatu kebanggaan tersebndiri dipenghujung pengabdian Bupati Sambari dan Wakil Bupati Moh Qosim, Pemkab Gresik, kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (Opini WTP) dari Kementerian Keuangan RI.
Penghargaan tersebut berhasil diraih setelah keberhasilan Menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2019. Dari laporan tersebut setelah diaudit, maka ditentukanlah bahwa Gresik memang layak menerima penghargaan tersebut.
Menurut Bupati, raihan WTP ini membuktikan bahwa akuntabilitas pemerintah daerah benar-benar teruji. Bahkan raihan pemkab Gresik dinilai sangat membanggakan karena prestasi ini selama lima tahun terakhir berturut-turut, mulai kurun waktu 2015 sampai tahun 2019.
"Alhamdulillah, meski sedang ada pandemi Covid-19 kami atas nama pemerintah kabupaten bersyukur sekali karena kembali mendapatkan opini wajar tanpa perkecualian," kata Bupati melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi.
[caption id="attachment_37280" align="aligncenter" width="778"]
Bupati Sambari meluapkan kegembiraanya dengan menarik bersama kepala OPD di barisan penari reog Ponorgo di halaman Kantor Bupati Gresik.[/caption]
Menurut Bupati, prestasi yang dicapai kali ini merupakan kerja keras dari seluruh pegawai, pejabat serta doa ulama dan kiai. Tak lupa, dukungan seluruh masyarakat membuat semangat untuk membawa Gresik lebih baik.
Sambari juga menyatakan pengelolaan keuangan yang dikelola Pemkab Gresik mengedepankan transparansi sehingga menyajikan laporan keuangan yang akuntabel, update dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Opini WTP dari Kementerian Keuangan ini menjadi bukti bahwa pola kerja yang diterapkan di Kabupaten Gresik tertata dengan baik dan profesional. Saya berharap kedepan kita tetep memperoleh penghargaan bahkan bisa lebih memperbaiki prestasi," tambahnya. (*)
Editor : Redaksi