KLIKJATIM.com | Surabaya—Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya dan Pemuda Muhammadiyah bertemu dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di rumah dinas wali kota Jalan Sedap Malam, Surabaya, Senin (12/10/2020).
[irp]
Di antara yang dibahas dalam pertemuan itu yakni terkait perizinan dan operasional proram dari Muhammadiyah. Dalam pertemuan itu juga ada penegasan dari Pemuda Muhammadiyah Kota Surabaya yang siap berkolaborasi dengan Risma dalam membangun Kota Surabaya yang tinggal tiga bulan masa jabatannya.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Dr. Mahsun Jayadi mengatakan, maksud kedatangan bersama rombongannya itu untuk membahas terkait beberapa program Muhammadiyah dengan Pemkot Surabaya yang masih belum selesai. Pertama, yakni terkait perizinan operasional sekolah maupun izin pembangunan.
“Sudah kami komunikasikan Bu Wali, beliau bersedia membantu menyelesaikan surat-surat tersebut," kata Mahsun, Senin (12/10/2020).
Mahsun juga mengatakan, selain membahas tentang perizinan, juga penyampaian perkembangan beberapa program lainnya yang akan berakhir di tahun 2020. Selain itu, di kesempatan yang sama, para perwakilan pemuda Muhammadiyah juga hadir untuk memperkenalkan kepengurusan yang baru kepada wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu. Hal tersebut menjadi penting karena hampir 75 persen program Muhammadiyah tersebut berkaitan dengan program pemkot.
“Alhamdulillah luar biasa sejak awal menjabat hingga hari ini, Bu Risma sangat mendukung kami. Kami juga siap membantu program apapun yang berkaitan dengan program pemkot,” pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Risma mengungkapkan, ia bersama jajarannya membantu menyelesaikan persoalan terkait perizinan. Risma sangat berharap ke depan saat dirinya telah purna tugas, ia menitipkan anak-anak di Surabaya kepada Pemuda Muhammadiyah.
“Terutama anak sekolah harus kita ajarkan minimal bagaimana bisa mandiri. Mereka harus punya kegiatan di luar sekolah yang bermanfaat. Kalau tidak gitu, anak-anak akan sibuk main gadget terus. Apalagi tidak dipantau oleh orang tua,” ungkapnya.
Risma ingin agar diadakan pertandingan futsal, voli, atau kegiatan lainnya antar sekolah, Agar nilai-nilai keagamaan dan budi pekerti bisa dimasukkan. Menurutnya, meskipun hal itu dinilainya tidak mudah, namun bukan berarti tidak bisa dilakukan.
Oleh sebab itu, para Pemuda Muhammadiyah benar-benar diharapkan dapat melahirkan program-program yang dapat menyatukan anak-anak muda dan mengasah kemampuannya.
"Negara ini butuh kalian. Jadi kalian jangan menunggu perintah. Tapi harus punya inisiatif sendiri karena sekarang sudah saatnya untuk berjuang. Kalau tidak kita akan kalah dengan negara lain. Apalagi kalian punya iman yang kuat. Ayo nak kalian pasti bisa,” pungkasnya. (mkr)
Editor : Redaksi