KLIKJATIM.Com | Tuban—Tiga orang tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Dr Koesma Tuban positif terpapar covid-19. Untuk itu, Instalasai Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit tersebut menutup pelayanan untuk tujuh hari ke depan.
[irp]
Tiga nakes yang terpapar itu yakni seorang dokter dan dua orang perawat. Hasil itu diketahui setelah 13 nakes yang bertugas di IGD RS Koesma Tuban dilakukan tes swab, hasilnya tiga dinyatakan positif.
Direktur RSUD Dr Koesma Tuban, dr Saiful Hadi mengatakan, pada Senin (7/10/2020) telah menggelar rapat darurat bersama jajaran manajemen karena, sebelumnya ada seorang dokter yang terpapar covid-19 dan meninggal dunia.
"Untuk pelayanan sentara dialihkan di rumah sakit yang lain, seperti, RSNU, RS Medika dan RS Muhammadiyah," katanya
Saiful menambahkan, tim gugus tugas terus melakukan tracing pada seluruh tenaga medis yang bertugas di ruang IGD. Jumlah total yang akan ditracing dan dites swab ada 40 orang, termasuk tenaga medis, tukang bersih dan security.
“Saat ini 1 dokter dan 2 perawat yang terpapar covid-19 sedang berada di ruang isolasi. Sedangkan, tenaga medis yang tidak terpapar tetap diminta isolasi mandiri,” terangnya
Sebelumnya, kabar duka datang dari tenaga medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Koesma Kabupaten Tuban, salah satu dokter yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr Koesma meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19 pada Kamis (1/10/2020) lalu.
Dokter yang terpapar covid-19 dan meninggal dunia tersebut diketahui atas nama dr. Devid Erfiyanto saat itu dia dinyatakan tertular virus mematikan Covid-19 saat menangani pasien tanpa gejala. (mkr)
Editor : M Nur Afifullah