KLIKJATIM.Com | Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut pelaku UMKM dan Koperasi harus bisa beradaptasi dengan teknologi informasi. Terlebih di saat pandemi Covid-19 seperti ini.
Khofifah memaparkan, UMKM dan Koperasi memiliki kontribusi terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Jatim sebanyak 54 persen. Karena itu, pergerakan ekonomi melalui koperasi menjadi bagian penting untuk mensinergikan dengan kekuatan ekonomi yang lain.
[irp]
"Sinergitas, kolaborasi adalah sebuah keniscayaan yang harus kita bangun hari ini," ujar Khofifah saat menghadiri HUT Koperasi Kareb ke-44 di Bojonegoro, Minggu (20/9/2020).
Ia berharap, agar eksistensi koperasi ini bisa terus mendorong pertumbuhan ekonomi di Jatim, bahkan dalam skala nasional. "Eksistensi koperasi bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Bojonegoro dan Jawa Timur bahkan Indonesia agar lebih produktif," harapnya.
Tidak hanya itu, Khofifah juga berpesan kepada pelaku UMKM dan koperasi agar menguatkan jaringan sekaligus meningkatkan keterampilan dalam menjual secara online.
"Teknis promosi dan format produk yang ditawarkan lengkap dengan legalitas izinnya agar dilengkapi," imbuhnya.
Karena itu, lanjutnya, koordinasi bersama Disperindag kabupaten serta provinsi menjadi penting agar kemampuan manajerial dan daya saing produk UMKM dan koperasi semakin meningkat. (bro)
Editor : Redaksi