KLIKJATIM.Com I Jember –Bupati Jember, dr. Faida, MMR mengatakan jika keberadaan Kartu Tani sangat penting, khususnya untuk mendistribusikan pupuk bersubsidi kepada petani yang membutuhkan. Apalagi, dalam pelaksanaannya sistem distribusi menerapkan cara by name by address sesuai rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
[irp]
Menurutnya, pola distribusi by name by address yang diberlakukan dalam pendistribusian pupuk sudah sangat tepat. Karena kartu tani bertujuan melindungi hak-hak petani. Yaitu dimanfaatkan untuk membeli pupuk bersubsidi yang hanya menjadi hak petani. Kartu itu juga berguna untuk mendapatkan subsidi dari Pemkab Jember dalam pembelian pupuk non-subsidi.
"Dengan adanya ketentuan baru sesuai rekomendasi KPK , yaitu penerapan distribusi by name by address, distribusi pupuk ini menjadi lebih tepat sasaran. Karena langsung diterima petani yang membutuhkan. Disamping untuk ketepatan penyaluran, program pertanian ini agar tidak jatuh pada orang lain yang bukan petani," ujar Bupati Faida didampingi Muspika Umbulsari saat penyerahan Kartu Tani di Balai Desa Paleran Kecamatan Umbusari, Sabtu (12/9/2020).
Selain itu, lanjut Faida, Kartu Tani ini disamping sebagai syarat mendapatkan pupuk subsidi, juga bisa untuk verifikasi data petani dalam pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar kemudian dapat mendukung peningkatan produksi pertanian. Dalam hal ini, pemerintah menugaskan tiga bank Himbara yakni BRI, Bank Mandiri dan BNI.
"Sebelum kongres tani akhir tahun lalu petani mendapatkan kurang lebih 15 ribu kartu dan sekarang ada 30 ribu kartu tani yang dibagikan." imbuhnya.
Faida berharap program Kartu Tani akan banyak membantu untuk mendistribusikan pupuk, meringakan beban dan membantu para petani dalam memajukan hasil pertaniannya agar roda perekonomian terus maju, sehingga akan tercipta kesejahteraan di masyarakat.
"Kartu Tani ini bukan hanya untuk pupuk. Tapi inisiasi dalam intervensi pemerintah, cara pemerintah menyaluran dukungan untuk peningkatan produktivitas. Dan pemanfaatan pertama adalah pupuk subsidi, di dalamnya juga erkait pendataan jumlah petani, berapa luas lahan, sawah, dan lainnya. Untuk dukungan lain, kita tahu kemana menyaluran dukungan itu untuk itu terjawab dengan Kartu Tani,” katanya.
Diketahui Bupati Faida didampingi Muspika kecamatan Umbulsari hari membagikan Kartu Tani di lima desa, yakni Desa Sidorejo, desa Umbulsari, desa Tanjungsari, desa Tegal wangi dan desa Paleran dengan total 1.622 Kartu Tani.
"Penyerahan dilakukan secara langsung bertujuan untuk memastikan kartu tani sampai ke tangan petani dan selanjutkan petani memanfaatkan kartu tani dengan sebaik baiknya," pungkasnya. (bro)
Editor : Abdus Syukur
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Akui Ada Kekurangan Selama Lima Tahun Kepengurusan
KLIKJATIM.Com | Jombang – Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2021–2026 yang disampaikan Ketua Umum PBNU KH Yah…
Pemkab Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama sejumlah organisasi dan elemen masyarakat mengirimkan bantuan kemanusiaan senilai Rp250 j…
Pompa Listrik PLN Bantu Atasi Krisis Air Petani Desa Mekarsari
KLIKJATIM.Com | Bandung – Persoalan keterbatasan air saat musim kemarau menjadi tantangan bagi petani di Desa Mekarsari. Kondisi tersebut kini mulai teratasi s…
Rayakan HUT ke-81 RI, BKMS Gelar Tenant Independence Games hingga Fun Walk
Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) bersama para tenant di kawasan Java Integrated Industrial and Por…
BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN
KLIKJATIM.Com | Gresik – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu memahami bahwa tidak seluruh jenis pelayanan kesehatan masuk dalam cakupan pembiayaan B…
PT Smelting Bidik 30.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Gresik
PT Smelting mengawali Program Konservasi Mangrove “Pesisir Lestari” dengan menanam 10.000 mangrove di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa T…