klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pilkada 2020, Bupati Jember : Persatuan Kerukunan Warga Lebih Utama daripada Kekuasaan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Bupati Jember dr Faida ikut menari dalam salah satu acara di Umbulsari. (Abdus Syukur/Klikjatim.com)
Bupati Jember dr Faida ikut menari dalam salah satu acara di Umbulsari. (Abdus Syukur/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jember –Menghadapi Pilkada Jember 2020, Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR meminta seluruh warga Kabupaten Jember agar tetap menjaga kerukunan dengan tidak membesar-besarkan perbedaan. Penyelenggaraan pesta demokrasi ini jangan sampai memecah-belah kesatuan dan persatuan di tengah masyarakat.

[irp]

Faida mengatakan bahwa perbedaan merupakan karunia tuhan yang harus disyukuri dan dihargai karena itu tidak perlu perlu dipermasalahkan. “Perbedaan merupakaan anugerah, termasuk agama semuanya pun muaranya adalah kebaikan karena itu janganlah dipermasalahkan dan dibesar-besarkan," ucapnya usai membagikan 275 Kartu Tani didampingi Kades Sidorejo Setya Kristianingsih Elyna dan Muspika Umbulsari,  (12/9/2020).

Perempuan pertama yang berhasil menduduki jabatan Bupati Jember tersebut mengajak seluruh masyarakat agar tetap mempertahankan kerukunan bermasyarakat dan selalu menjaga nilai-nilai gotong-royong dalam setiap kegiatan warga, terutama saat ini menghadapi pilkada serentak, boleh berbeda pilihan tetapi tetap harus menjaga kerukunan.

"Jaga kekompakan, jangan sampai tidak rukun dengan tetangganya hanya karena beda pilihan, kalau sakit yang pertama kali menolong adalah tetangga. Jika ada masalah tolong jangan ambil pintas, musyarawarahkan karena tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan," ujar Faida.

Sebagai pihak yang diberikan amanat Bupati Jember untuk memimpin Jember saat ini, dirinya mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama mengawal Pilkada Jember agar aman dan tertib. Menurutnya tidak mungkin pemerintah jalan sendiri menjaga kondusifitas jelang pilkada tanpa peran serta segenap stakeholder yang ada.

Bupati Faida menyebut, Desa Sidorejo termasuk desa yang unik, sebab ada dua gereja yakni gereja jawi wetan dan gereja berbahasa madura selain itu warganya juga ada yang beragama muslim. "Oleh sebab itu, saya titip agar benar-benar menjaga kerukunan," katanya.

Masih dari informasi yang dihimpun media ini, Bupati Jember didampingi Muspika Umbulsari saat itu membagikan Kartu Tani di lima desa, yakni Desa Sidorejo, Desa Umbulsari, Desa Tanjungsari, Desa Tegal Wangi  dan Desa Paleran dengan total keseluruhan 1.622 Kartu Tani.

Menurutnya bahwa penyerahan dilakukan secara langsung ini bertujuan untuk memastikan kartu tani sampai ke tangan petani dan selanjutkan petani memanfaatkan kartu tani dengan sebaik baiknya. (bro)

Editor :