KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Dengan dikawal ribuan simpatisan dan relawan dari partai maupun sejumlah elemen masyarakat, Pasangan Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko-Lisdyarita secara resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Jumat (4/9/2020). Tampak beberapa kesenian tradisional khas Ponorogo seperti Reog, Jaranan Thek dan Gajah-gajahan juga ikut mengawal pendaftaran pasangan dengan akronim RiLis tersebut. Tapi sayangnya, para relawan terlihat tidak pakai masker dan kurang memperhatikan imbauan jaga jarak sesuai protokol kesehatan.
[irp]
Paslon Sugiri-Lisdyarita sebagai pasangan pertama yang mendaftar ke KPU. Duet RiLis ini diusung oleh PDI Perjuangan, PAN, PPP, dan Hanura dengan total menguasai 9 kursi di DPRD Kabupaten Ponorogo.
Kepada awak media, Bacabup Sugiri mengatakan, KPU telah menerima berkas pendaftarannya. "Alhamdulillahirobbil 'alamin, hari ini berkas sudah diterima dan dinyatakan komplit oleh KPU,” terangnya saat ditemui usai pendaftaran di KPU.
Meski hanya diusung partai dengan jumlah 9 kursi di parlemen, namun tak membuat geder paslon RiLis yang harus menghadapi petahana dengan jumlah 36 kursi di DPRD setempat. Pihaknya tetap optimis bisa mengalahkan calon petahana Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni yang berpasangan dengan Bambang Tri Wahono.
"Sembilan dan tiga puluh enam kan hanya jumlah, dan tidak ada bedanya. (Parpol) non parlemen pun adalah representasi dari suara rakyat,” menurut Sugiri.
Adapun parpol non parlemen yang bergabung memberikan dukungan antara lain PSI, Perindo, PKPI, Berkarya, PBB, dan Garuda.
Saat disinggung terkait jumlah ribuan massa yang ikut mengawal pendaftaran, Sugiri mengaku, sejatinya sudah ada pembatalan untuk pemberangkatan simpatisan ke KPU. “Sebenarnya tadi sudah kami batalkan karena ada berita dari Kemendagri, bahwa tidak boleh ada massa banyak dan harus tetap dengan ketentuan yang berlaku soal Covid, makanya kami batalkan. Jika tidak dibatalkan, barangkali bisa dua kali lipat dari ini,” tandasnya. (hen)
Editor : Redaksi