klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Antar Pasangan Niat Daftar, Massa Abaikan Protokol Kesehatan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Massa pendukung Niat saat mengantarkan Fandi Ahmad Yani dan Aminatun Habibah mendaftar ke Kantor KPUD Gresik dengan berdesakan.
Massa pendukung Niat saat mengantarkan Fandi Ahmad Yani dan Aminatun Habibah mendaftar ke Kantor KPUD Gresik dengan berdesakan.

KLIKJATIM.Com | Gresik - Pendaftaran pasangan calon Fandi Ahmad Yani dan Aminatun Habibah (Niat) di Kantor KPUD Gresik diwarnai sejumlan insiden. Di antaranya banyaknya massa pendukung yang ikut mengantarkan pendaftaran hingga mengabaikan protokol kesehatan dan social distancing. Kemudian kesulitan wartawan mengakses liputan saat pendaftaran di dalam kantor KPUD Gresik.

[irp]

Kendati Gresik masih zona orange pandemi Covid -19, ribuan massa pendukung Niat tumplek bek di depan kantor KPU Gresik Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, Gresik. Massa berdesakan masuk ke dalan kantor KPU hanya saja dibatasi oleh tim keamanan TNI-Polri. Herannya massa tanpa ada penerapa physical disatncing dan arus lalu lintas arah Bunder dan Gresik Kota macet total. Dan sebagian wartawan pun tidak diberiian akses liputan

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada tim dan pasangan calon untuk menjaga ketertiban harus dengan mematuhi protokol kesehatan. Setelah proses pendaftaran, akan ada iimbauan tentang protkol kesehatan, tentang pemakaian masker, jaga jarak.

"Karena massa tanpa physical distancing, kita ingatkan nanti.Dan Arus lalu lintas aman, meski macet tetap memakai masker," katanya saat memimpin pengamanan dan ketertiban.

Dikatakannya, ada 189 personil yang turun andil dalam pengamanan pendaftaran NIAT ini. Dan untuk pembatasan massa, pihaknya tidak mempunyai wewenang "Terkait pembatasan massa yang sampai membludak itu tergantung KPU tanyakan ke KPU," tutup Arief

Ketua KPU Gresik Ahmad Roni mengatakan, pihaknya jauh hari sudah mengingatkan kepada pasangan calon untuk tidak megerahkan massa atau rombongan saat pendaftaran. "Tidak diberbolehkan, dan kalau seperti tadi sampai ribuan menjadi pihak kewanangan keamanan, karena wilayah publik," katanya saat usai pendaftaran pasangan Niat.

Menurutnya, tidak diperbolehkan membawa pendukung massa tiada batasan yang tertentu. Intinya sesuai prosedur tidak boleh. Sedangkan Komisioner Devisi SMD Bawaslu Gresik Maslukin Musda mengatakan, batasan massa pengantar tidak ada, kalau masuk ada batasan hanya ketua sama sekteraris partai. meski ada rombongan yang terpenting tetap protokol kesehatan dengan jaga jarak, dan pakai masker.

"Batasan massa pengantar tidak ada, kalau masuk ada batasan hanya ketua sama sekteraris partai. Yang namanya pesta demokrasi, ingin tau pasti bagaimana proses pendaftaran," ujar Maslukin.

Sementara itu pendaftaran pasangan Niat diwarnai arak arakan sepeda motor dan mobil, serta ada pendukung massa yang long marc mulai posko kemenangan NIAT Dusun Serembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik menuju kantor KPU Gresik di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, Gresik. Fandi Ahmad Yani dan Aminatun Habibah diarak dengan kendaraan roda tiga yang divariasi dengan pernak pernik seperti kendaraan bagi raja dan ratu.

Cabup Fandi Ahmad Yani mengatakan, semua tahapan sudah dilaluinya bersama Ning Min berjalan lancar saat pendaftaran tadi. "Alhamdulillah kami telah melalukan tahapan-tahapan pendaftaran di KPU.Doakan semoga lancar," katanya, Jumat (4/9/2020).

Yani menambahkan, dirinya bersama Ning Min mengaku sangat senang dan bahagia usai pendaftaran di KPU yang diterima tanpa ada kendala.

"Dan pemberkasan kami mulai diterima, tidak ada kekurangan data dan semuanya beres,  tidak ada kendala dan tidak ada kekurangan. Dan kami berterimah kasih kepada KPU atas partisipasi untuk hari ini. Ini menjadi sebuah kegiatan yang luat biasa.  (hen)

Editor :