KLIKJATIM.Com | Mojokerto--Sutiman (62) juragan rongsokan asal Dusun Sidoduwe, Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto tewas dibunuh mantan kulinya sendiri, Selasa (1/9/2020) malam.
[irp]
Anak korban, Maratussoliha mengatakan, pelaku merupakan mantan karyawan korban yang sudah tak bekerja sejak satu tahun lamanya.
“Ya kemungkinan dia ini sakit hati karena sudah tak bekerja. Ditambah tidak terima dengan ucapan bapak saat terjadi cekcok. Kemungkinan seperti itu,” ungkapnya saat ditemui di kamar jenazah RSUD Kota Mojokerto pada Selasa (1/9/2020) malam.
Menurutnya, insiden pembacokan hingga berujung pembunuhan terjadi cukup cepat. Saat itu, korban sedang membeli bensin di salah satu rumah warga yang tidak jauh dari rumah korban dan pelaku.
Di lokasi kejadian, korban bertemu dengan korban dan terjadi cekcok. Tidak lama berselang, pelaku langsung membawa sabit dan langsung membacokkannya ke tubuh korban hingga terkapar.
“Warga yang mengetahui langsung membawa bapak ke rumah sakit agar cepat mendapat pertolongan,” katanya.
Kata dia, pelaku merupakan mantan karyawan korban di gudang rongsokan sejak satu tahun yang lalu. Namun, dia dikeluarkan karena pelaku tidak niat bekerja.
“Motifnya mungkin tersinggung. Sakit hati dengan bapak karena mau kerja kembali tidak dibolehin, mungkin seperti itu,” tambahnya.
Sementara itu Kaseman (54) saksi mata mengatakan, kejadian pembacokan terhadap Sutiman terjadi saat korban akan membeli bensin. Tiba-tiba korban dihadang dan dibacok oleh pelaku.
“Pada saat itu, saya ini berada di belakang korban, karena mau membeli mie, jadi saya tau. Tadi itu korban ini tiba-tiba dihadang oleh Heri (pelaku) dan langsung dibacok,” ungkapnya.
Menurutnya, kejadian tersebut terjadi secara tiba-tiba, Heri yang pada saat itu berada di depan rumah mendadak menghampiri korban dan langsung membacok tubuh korban beberapa kali mengunakan sabit.
“Tadi saya teriak minta tolong pada saat tahu itu, dan kondisi di lokasi juga sepi. Saya juga bingung mau menolong, wong korban sampai terjatuh dari motornya, korban dibacoki terus pada bagian leher dan punggung mungkin,” tambahnya.
Mendengar teriakan, warga di sekitar lokasi langsung datang dan berusaha melerai. “Sabit yang dibawa oleh Heri langsung dibuang oleh warga. Sedangkan korban langsung dilarikan ke rumah sakit,” tegasnya
Sementara itu, Kompol Suhariyono Kapolsek Jetis mengatakan, pelaku sudah berhasil diamankan dan saat ini tengah didalami oleh petugas kepolisian.
Dia juga membenarkan jika pelaku merupakan mantan karyawan korban. “Keterangan dari saksi, pelaku ini merupakan karyawan korban. Pelaku sudah kita amankan sekarang masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya. (hen)
Editor : Tsabit Mantovani
Presiden Prabowo Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang, Gubernur Khofifah Berharap Jadi Momentum Perkuat Soliditas
KLIKJATIM.Com | Jombang – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi membuka pergelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU)…
Selidiki Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Polda Jatim Periksa 22 Saksi
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur terus mendalami kasus terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2 yang mengalami insiden kebakaran di perairan Laut Jawa sisi utara…
Pemusnahan Rokok Ilegal 43 Juta Batang Rokok Ilegal, Pemkot Surabaya Perluas Pengawasan ke 31 Kecamatan
Pemusnahan Rokok Ilegal 43 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan, Pemkot Surabaya Perluas Pengawasan ke 31 Kecamatan…
Perempuan Mabuk Pengemudi Outlander yang Tewaskan Pekerja Ditahan Polrestabes Surabaya
lisi memastikan ENR (32), pengemudi Mitsubishi Outlander yang terlibat kecelakaan maut di Surabaya, telah ditahan. ENR sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka…
Komplotan Perampok Pecah Kaca Lintas Negara Diamankan Polresta Banyuwangi
Polresta Banyuwangi melibatkan jaringan kepolisian internasional atau Interpol untuk membongkar komplotan pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang diduga…
Pameran Turots di Muktamar ke-35 NU, Khofifah: Warisan Ulama Nusantara Harus Jadi Referensi Dunia
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan Menteri Pemberdayaan P…