klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

PGN Tanggap Atasi Kebocoran Pipa Gas Tekanan Rendah di Lamongan

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama
Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama

KLIKJATIM.Com | Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sigap menangani kebocoran pipa gas yang mengakibatkan kebakaran pipa gas tekanan rendah yang dialirkan ke rumah tangga di Jalan Andanwangi, Kel. Sidoarjo, Kec. Lamongan, Kabupaten, Lamongan. Berdasarkan temuan di lapangan, kebakaran terjadi pada jaringan pipa service rumah tangga (jargas) berdiameter 20 mm, sekitar pukul 23.15 WIB, (19/08/2020).

[irp]

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengatakan, bahwa setiap energi apapun bentuknya baik gas, berbasis minyak dan listrik mempunyai tingkat risiko masing-masing. Bagaimana respon terhadap penanganan risiko tersebut menjadi kunci pengelolaan energi tersebut bisa berjalan dengan aman.

“Begitu menerima laporan gangguan kebocoran gas dari warga pada pukul 23.36 WIB, tak selang waktu yang lama, Tim Penanggulangan Gangguan PGN (TPG) tiba di lokasi kejadian. Selanjutnya, TPG melakukan pengamanan lokasi dan menutup valve outlet R/S tiga dan empat. Sekitar pukul 23.50 WIB, api berhasil dipadamkan,” jelas Rachmat, (20/08/2020).

Rachmat menjelaskan bahwa sekitar pukul 24.00 WIB mulai dilakukan penanganan gangguan kebocoran gas dan perbaikan pipa sesuai SOP. Sekitar pukul 02.15 WIB, perbaikan pipa akibat kebocoran dan kebakaran, selesai dilakukan. Guna memastikan keamanan pipa, 15 menit kemudian dilakukan pemeriksaan akhir dan gas bisa dialirkan kembali dengan normal.

[irp]

Rachmat menambahkan, dari insiden ini masyarakat tidak perlu khawatir karena sifat gas bumi yang lebih ringan berat jenisnya dari udara, sehingga apabila ada kejadian kebocoran dan ada ventilasi, maka gas akan menguap ke udara. Apabila tidak terpicu oleh sumber api, maka kejadian kebocoran gas, khususnya tekanan rendah di rumah tangga tidak akan menyebabkan ledakan.

"Untuk itu, kami menghimbau agar dapur warga tetap menyediakan lubang udara untuk ventilasi dan keamanan bersama untuk mengurangi risiko yang ada. Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa dan tidak berdampak secara materiil pada pelanggan maupun warga sekitar," kata Rachmad.

Dugaan sementara, kebocoran pipa gas disebabkan oleh panas api dari puntung rokok yang masih menyala dan kemungkinan tak sengaja terbuang di dekat infrastruktur jargas PGN yaitu saluran pipa 20 mm.

PGN juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas sikap tanggap dari masyarakat sekitar lokasi kejadian yang langsung mengabarkan kepada petugas PGN, sehingga insiden ini dapat segera diatasi. Tak lupa diinformasikan juga kepada masyarakat, terkait kejadian emergency maupun yang berpotensi untuk terjadinya insiden di jaringan gas bumi, untuk segera menghubungi Contact Center PGN di nomor 1500645.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas insiden ini, termasuk pelanggan PGN maupun warga sekitar di lokasi kejadian. TPG telah melakukan koordinasi di lapangan dengan warga sekitar terkait pengamanan pipa dan fasilitas PGN,” ujar Rachmat. (hen)

Editor :