KLIKJATIM.com | Surabaya - Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur mengimbau seluruh siswa, agar lebih berhati-hati dalam bergaul. Hal itu disampaikan untuk menyikapi maraknya kasus Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) yang banyak ditemukan di kalangan pelajar Tulungagung.
"Kami mengimbau kepada siswa untuk lebih berhati-hati dalam bergaul dan berkomunikasi," ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Provinsi Jatim, Hudiyono saat dikonfirmasi lewat pesan Whatsappnya, Sabtu (27/7/2019).
[irp]
Dindik Jatim juga turun melakukan monitoring sebagai upaya pencegahan. Salah satunya di SMAN 1 Ngunut, Kabupaten Tulungagung.
Meski tidak ditemukan indikasi perilaku menyimpang di sekoah tersebut, namun Dindik tetap berpesan agar lebih waspada. Para guru diminta lebih intens memberikan pengawasan kepada siswa saat berada di sekolah.
"Kami minta kepada guru BK maupun wali kelas untuk melakukan konseling individu terhadap para siswa," terangnya.
[irp]
Hudiyono juga menegaskan, peningkatan di bidang kerohanian sangatlah penting. Karena itu harus dimaksimalkan.
"Di sekolah, siswa juga butuh ditingkatkan Imtaqnya. Bisa melalui kegiatan keagamaan di sekolah," lanjutnya.
Tidak hanya itu saja. Menurut dia, peran orang tua di rumah juga sangat mempengaruhi perilaku siswa. Mereka diimbau agar ikut mengawasi putra dan putrinya selama di rumah, maupun di lingkungan masyarakat.
[irp]
Dapat diketahui, kasus LSL di kalangan pelajar Tulungagung mencuat berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung. Pada periode Januari hingga Juni 2019, ada sekitar 498 LSL tersebar di 7 kecamatan dari 19 kecamatan. Tercatat 60 persen di antaranya berusia mulai 11 sampai 20 tahun. (nk/hen)
Editor : Redaksi