KLIKJATIM.Com | Surabaya – Pengurus Badan Pelaksana Pengelola (BPP) Masjid Al Akbar Surabaya (MAS), menggelar apel kesiapan pelaksanaan shalat idul adha dan penyembelihan hewan kurban. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya penyebaran Covid-19 di masa new normal, sehingga perlu adanya prosedur dalam pelaksanaan shalat ied yang harus dipatuhi oleh para jemaah.
Antara lainnya para jemaah harus berwudhu sejak dari rumah, membawa sajadah sendiri, memakai ID Card yang disediakan panitia, menggunakan masker dan menyiapkan shadaqah ke MAS berupa uang tunai/cashless.
[irp]
“Persiapan itu sudah dilakukan dari rumah atau sebelum ke masjid untuk melaksanakan shalat Idul Adha dan pastikan tiba di Masjid pukul 05.00 – 05.45 WIB,” ujar Humas Masjid Al Akbar, Helmy M Noor, Selasa (28/7/2020).
Selanjutnya untuk mempermudah akses masuk, parkir mobil berada di luar area masjid. Misalnya di bahu jalan atau kantor-kantor parkir yang sudah diatur oleh Tim Dishub Surabaya dan Dishub Provinsi Jatim. "Untuk parkir motor berada di dalam masjid dengan lewat pintu utara bagi jemaah perempuan dan lewat pintu timur bagi jemaah laki-laki. Siapkan uang pas untuk parkir motor agar mempermudah petugas kami,” terangnya.
Bagi jemaah perempuan, masuknya melalui pintu sisi utara dan timur. Sedangkan akses jemaah laki-laki masuk melalui pintu gerbang sisi barat dan timur.
“Semua jemaah tanpa terkecuali harus mengikuti prosedur pemeriksaan suhu badan, handsanitizer, pembagian kresek untuk membungkus sandal dan melewati bilik disinfektan,” jelas alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang ini.
[irp]
Lalu, dalam mempermudah penataan jemaah diatur bagi jemaah perempuan berada di lantai I dengan tanda ID Card warna kuning. Nantinya mereka masuk ke masjid melalui pintu nomor 1 - 5, pintu nomor 10 - 15 dan 21 - 22.
Untuk sebagian jemaah laki-laki juga ditempatkan di lantai I dengan tanda pengenal ID Card warna hijau. Mereka dapat masuk masjid lewat akses pintu nomor 23 – 24, 30 – 35, dan 40 – 45.
"Kapasitas lima ribu itu termasuk lantai dua. Bagi jemaah yang mendapatkan ID Card warna merah, maka harus masuk ke area shalat melalui tangga manual gedung almarwah dekat air mancur," papar Helmy.
Selain itu, hal yang sama juga diberlakukan kepada jemaah pria dengan tanda pengenal ID Card warna biru. Nantinya mereka shalat di lantai dua dan masuk melalui tangga manual gedung asshofa dekat air mancur.
“Untuk menjaga physical distancing, gunakan tempat shalat (lantai 1 dan 2) yang ada sticker shaf yang tertempel di lantai. Dan, untuk memberikan pelayanan terbaik, Masjid Al Akbar menyiapkan 190 LO atau relawan yang tersebar di area luar dan dalam masjid,” terangnya.
[irp]
Tidak hanya itu saja. Lanjut Helmy, shalat dan khutbah Idul Adha dimulai pukul 06.00 WIB. “Shalat dan khutbah juga mengikuti mengikuti protokol kesehatan, imam dan khotib juga menggunakan masker. Khutbah akan berlangsung maksimal 15 menit,” ungkapnya.
"Untuk menghindari kemacetan dan kerumunan, mohon jemaah meninggalkan masjid secara bertahap. Mohon seluruh jemaah bisa menjaga diri dan tetap mengumandangkan takbir. Selain mengagungkan nama Allah, juga untuk menahan emosi selama menanti antrean kepulangan,” pesan Helmy.
Sementara itu, Ketua BPP MAS, H M Sudjak menambahkan, tujuan dilaksanakannya apel sebagai langkah memantapkan kesiapan pelaksanaan perayaan Idul Adha di tengah pandemi Covid-19 dengan beberapa pembatasan. Salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.
"Masjid Al Akbar melakukan pembatasan (jemaah) dengan sistem pendaftaran online dan Jemaah mendapatkan ID Card shalat Idul Adha," pungkasnya. (nul)
Editor : Redaksi