KLIKJATIM.Com | Sumenep - Perairan Masalambu, Kabupaten Sumenep agaknya masih menjadi perairan yang menakutkan bagi para pelaut. Selain ombaknya tinggi, tiupan angin kencang cukup kencang. Setelah kapal barang dari Sumba terhempas akibat ombak, kini kapal barang KM DJO 3 juga mengalami hal serupa. Kapal yang memuat barang kelontong dan bahan bangunan tersebut berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tujuan Kalimantan Timur.
[irp]
Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu, nakhoda kapal Kapten Anut Anggiawan beserta 15 ABK selamat. Sedangkan kerugian materiil hingga saat ini belum bisa di tentukan. Dan hingga saat ini barang muatan kapal dievakuasi ke pinggir pantai dengan menggunakan 3 perahu nelayan.
Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menjelaskan, KM DJO 3 karam saat memasuki perairan Selatan Masalembu pada Jumat (24/7). Awalnya kapal melintas dihantam angin dan ombak besar. Kapal terhempas dan hanyut menabrak batu karang yg menyebabkan kebocoran di bagian haluan depan lambung Kapal. "Kapal dihantam ombak besar sehingga hanyut dan menabrak batu karang dan menyebabkan kapal bocor di bagian haluan depan kapal," kata AKP Widiarti.
[irp]
Dijelaskan, posisi kapal kandas saat ini berada di atas batu karang di sebelah selatan Pulau Masalembu. Untuk menyelamatkan ABK, Petugas Syahbandar bersama polisi dibantu nelayan mengevakuasinya ke darat pada Sabtu (25/7) pukul 06.00 WIB menggunakan Perahu. "Kemudian ABK sebanyak 9 orang dibawa ke Kantor Sayahbandar Masalembu dan 7 orang ABK bertahan di Kapal untuk Menjaga Kapal dan barang muatannya," terang Widi.
Petugas Syahbandar Masalembu bersama Polsek dan Koramil Masalembu melakukan penjagaan KM DJO 3 yang lokasinya berjarak sekitar 2 mil dari bibir pantai Dusun Baru, Desa Masalima, Kecamatan/Kabupaten Masalembu.(hen)
Editor : Abdus Syukur