KLIKJATIM.Com | Gresik – Pria yang bunuh diri dengan cara melompat dari atas Jembatan Sembayat di aliran sungai Bengawan Solo di Kecamatan Manyar hingga kini mazih dalam pencarian petugas Satpolair Polres Gresik. Korban adalah Akhmad Farid (44) asal Dusun Sidofajar , Desa Tanjung RT 12 RW 06, Kecamatan Bungah.
[irp]
Laki-laki yang diduga depresi meloncat dari ketinggian 10 metersekitar pukul 09.00 WIB. Begitu terjun bebas, pria itu tercebur di Bengawan Solo. Sejumlah warga dan pengendara yang sempat melihat kejadian itu terkejut dan berusaha memberi pertolongan. Namun korban tidak terlihat lagi di permukaan sungai yang berkedalaman 7 meter terdebut.
Pria yang hanya meninggalkan sepeda motor Beat nopol W 3820 JF. Dalam pelacakan polisi, STNK motor tersebut atas nama Istrinya Khariroh ,48, warga asal Desa Tanjung Widoro RT 12 RW 06 Kecamatan Bungah terkunci setir di pinggir jalan. Kini sepeda motor sudah dimanakan oleh anggota Polsek Manyar.
Anggota Polsek Manyar Aiptu Hery mengatakan, berdasarkan keterangan saksi seorang tersebut laki-laki dan sempat minta tolong. Namun warga yang ada di sekitar lokasi tidak berani mendekat atau menolong korban yang saat itu sedang timbul tenggelam sesaat setelah menceburkan diri.
“Korban sempat minta tolong tapi warga sekitar juga ketakutan. Ada orang yang bawa perahu pun hendak menolong tapi mesin perahunya mati,” ujarnya.
[irp]
Dijelaskan, setelah kejadian, pihaknya akan melakukan pencarian korban oleh Tim SAR dari Satpolair Polres Gresik dan BPBD Kabupaten Gresik. “Sudah kami laporkan ke pimpinan setelah ini akan dilakukan pencarian,” jelas Aiptu Herry
Sementara M. Hasan Carik Desa Tanjung Widoro mengatakan motor yang di bawa merupakan milik warga Desanya saya usai mendapat info langsung menuju Jembatan Sembayat.
" Motor itu milik Khariroh, menurut anaknya Yusditira Rizki Maulana (21) saat saya tanyai motor di bawa bapaknya yaitu Akhmad Farid sendangkan pemilik motor ibu Khoriroh yang bekerja di Puskesmas Bungah lagi sakit sedang di rawat di Rumah Sakit," ujarnya.
Anggota Polair Ipda M. Subagio mengatakan Lima personil dari satpolair menggunakan satu perahu karet di terjunkan di Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah untuk melakukan pencarian.
" Satu perahu karet yang di terjunkan untuk mencari korban tenggelam dengan lima personil yang diturunkan pencrian dilakukan dilakukan di bawah jembatan Sembayat," pungkasnya. (mkr)
Editor : Redaksi