KLIKJATIM.com | Gresik - Ribuan warga dari berbagai desa di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kompak menggelar Unjuk Rasa (Unras) ke PT Cargill Indonesia di Kawasan Industri Maspion Gresik, Jumat (19/7/2019). Aksi ini dilakukan karena bau menyengat akibat produksi yang sangat mengganggu warga sekitar.
"Kami terpaksa menggelar unjuk rasa karena segala upaya koordinasi dengan PT Cargill Indonesia tidak membuahkan hasil," ujar peserta aksi, Abdul Muid.
Menurutnya, keresahan warga sekitar sejatinya sudah lama. Beberapa tokoh masyarakat juga berupaya maksimal mencarikan solusi terbaik.
[irp]
Tetapi aspirasi warga dinilai bertepuk sebelah tangan. Keluhan terkait bau menyengat itu seoalah-olah tidak ada.
"Waktu kami sampaikan terkait bau nggak enak, tapi menurut mereka di beberapa perkampungan sekitar katanya nihil. Saya kira, ini sebatas laporan ABS (Asal Bapak Senang)," urainya.
Abdul Muid menegaskan, tuntutan warga hanya satu. Hilangkan bau tak sedap itu karena mengancam kesehatan warga sekitar. "Kalau tidak bisa menghilangkan ya pergi saja dari sini," lanjutnya.
[irp]
Warga lain, Chumaidi Ma'un menambahkan, bau tak sedap itu sudah dirasakan warga sejak lama dan berlangsung setiap hari.
"Biasanya mulai terasa ada bau sekitar jam 4 sore. Tapi yang paling itu sejak jam 9 malam sampai jam 12," imbuhnya.
Dari pantauan di lapangan, massa sempat merangsek masuk ke dalam area Kawasan Industri Maspion (KIM). Puluhan security yang berjaga tak mampu membendungnya.
[irp]
Selain membawa beberapa atribut seperti banner dan keranda mayat, massa juga membakar ban di depan gerbang masuk KIM. Massa juga memblokade jalur Pantai Utara (Pantura), tepatnya di Exit Tol Manyar.
Kamacetan pun terjadi dari dua arah. Sekitar pukul 15.45 WIB, kemacetan dari jalur Manyar ke Gresik mengular hingga sekitar 3 KM lebih.
Sampai berita ini dituliskan, pihak PT Cargill Indonesia belum dapat dikonfirmasi. Perwakilan perusahaan juga tak terlihat menemui pendemo. "Saya tidak tahu," kata seorang Satpam, Bambang saat ditanya keberadaan perwakilan perusahaan. (nul/*)
Editor : Redaksi