klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Madu Bantuan Kasad Untuk Bantu Tingkatkan Imun Nakes RS di Jatim

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Gubernur menerima bangtuan dari Kasad yang diberikan melalui Pangdam V Brawijaya
Gubernur menerima bangtuan dari Kasad yang diberikan melalui Pangdam V Brawijaya

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kepala Staf TNI AD, Jenderal Andhika Perkasa memberikan bantuan ribuan botol madu dan disinfektan spray kepada Pemprov Jawa Timur, Minggu (19/7/2020). Madu tersebut diyakini bisa meningkatkan imun tubuh seperti yang dilakukan oleh para tenaga kesehatan yang berasal dari prajurit TNI AD di beberapa rumah sakit.

[irp]

Material bantuan kesehatan dan Prophylaxis dari Kasad akan dibagikan ke 561 dokter, perawat, tenaga kesehatan, serta dokter program pendidikan dokter spesialis yang bekerja di RSUD Dr. Soetomo. Selain dua unit lampi ultraviolet, bantuan itu juga berupa 25 botol hand sanitizer ukuran 1 liter, 4.606 botol disinfektan spray 280 ml, dan 4.609 botol madu.

Penyaluran bantuan dari KSAD ke pihak Pemprov Jatim itu dilakukan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah kepada Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawangsa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Selanjutnya sesuai instruksi Kasad bantuan tersebut segera didistribusikan ke sejumlah rumah sakt dan tenaga kesehatan, salahsatunya kepada RSU Dr Soetomo, Surabaya.

"Bantuan ini kami harapkan mampu memberikan dorongan semangat, sekaligus stamina bagi para tenaga medis di Jawa Timur yang saat ini tengah berjuang melawan keberadaan pandemi. Bantuan itu, untuk menambah imun para tenaga medis,” jelasnya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menuturkan jika dirinya sangat mengapresiasi bantuan yang diserahkan oleh pihak TNI-AD, melalui Kodam V/Brawijaya tersebut. Selain sebagai bentuk support, Khofifah menyebut jika penyaluran bantuan itu memiliki makna besar bagi para tenaga medis. “Mereka (tenaga medis, red) berjuang dengan luar biasa. Bukan cuma kemampuannya saja, tapi juga jiwanya dalam memberikan pelayanan terbaik ketika menangani Covid-19,” ujarnya.

Dikatakan, jika profesionalisme ketika menangani pasien Covid-19, sudah menjadi komitmen bagi para tenaga medis. Bahkan, pemberian bantuan itu, seakan menjadi pemantik motivasi bagi para tenaga medis. “Bantuan alat kesehatan dan Prophylaxis ini, insya allah memberikan manfaat berganda,” kata Khofifah. (hen)

Editor :