KLIKJATIM.Com | Tuban - Warga dan sejumlah pedagang kaki lima di Barat Alun-alun Kota Tuban dibuat geleng-geleng kepala dengan kelakuan pengemudi Avanza, Rabu (15/7/2020) malam. Karena bergoyang sendiri, mobil tersebut digerebek Satpol PP. Hasilnya, sepasang muda mudi baru saja berbuat mesum di dalam mobil.
[irp]
Yang membuat warga mengernyitkan dahi adalah lokasi. Pasangan tersebut memarkir mobil di tempat keramaian alun-alun, tepatnya di depan rumah dinas Wakil Bupati Tuban di Jl Sunan Bonang. Mobil tersebut parkir di lokasi sejak pukul 17.30. Namun baru digerebek Satpol PP dua jam kemudian sekitar pukul 19.00.
Menurut Latif (38) pedagang pentol di dekat lokasi, pemilik mobil parkir sebelum Maghrib. Namun pengemudi dan penumpangnya tidak turun dari mobil. Dia mengira, seperti pengendara mobil lainnya yang hendak parkir biasa. Namun beberapa saat kemudian dia melihat mobil bergoyang sendiri. Padahal mesin mobil dalam keadaan mati.
"Saya sempat mendekati mobil, ada penumpang perempuan memakai jilbab di jok tengah. Kemudian ada laki-laki juga di jok tengah, sementara di jok sopir tidak ada orang. Tadinya mau saya ketuk tapi tidak berani," ujar warga Palang, Tuban ini.
Setelah beberapa lama mobil bergoyang, akhirnya Latif dan pedagang sekitar melaporkanya ke Satpol PP yang berdinas di rumah dinas Wabup Tuban. “Saya curiga pasti ada yang tidak beres di dalam mobil. Bersama Sulkan tukang becak, saya lapor ke Satpol PP,” tambah Latif.
[irp]
Petugas patroli dari Satpol PP yang mendapatkan laporan warga langsung mendatangi mobil Avanza yang diduga digunakan untuk berbuat mesum tersebut. Saat digrebek, di mobil Avanza tersebut didapati muda-muda yang sedang berduaan di jok tengah dalam keadaan setengah telanjang.
Selanjutnya, petugas Satpol PP menggiring kedua pasangan yang berusia belasan tahun tersebut ke pos satpol. Petugas kemudian mengamankan sejoli itu guna pendataan dan pembinaan lebih lanjut. Sedangkan dari lokasi sekitar mobil, ditemukan sampah berupa tisu-tisu bekas serta kondom. Satu masih utuh, satu lagi bekas terpakai.
"Lha iya masak nyewa kamar saja tidak bisa kok malah bikin huru hara di kawasan Alun-alun yang banyak orang," seloroh salahsatu anggota Satpol PP Tuban. (hen)
Editor : M Nur Afifullah