KLIKJATIM.Com | Jakarta - Calon kepala daerah yang diusungg PDI Perjuangan di Kota Surabaya, Gresik dan Sidoarjo serta puluhan kabupaten kota dan provinsi lainnya bakal diumumkan Jumat (17/7/2020) mendatang. Saat ini PDIP sudah merampungkan rekomendasi dukungan untuk daerah basis di Pilkada serentak Desember 2020 mendatang.
[irp]
Untuk informasi, gelombang pertama pengumuman dukungan PDI Perjuangan di Pilkada sudah dilakukan pada tanggal 19 Februari 2020. Ada 48 pasangan calon yang resmi mendapat dukungan PDI Perjuangan baik untuk Pilgub maupun Pilkada Kabupaten/Kota. Untuk Jatim yang sudah mendapat rekomendasi salahsatunya Lamongan dan Malang.
Hasto Kristiyanto Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan menegaskan PDI Perjuangan akan terus melakukan kondolidasi total. Bagi PDI Perjuangan Pilkada adalah momentum untuk memerkuat kelembagaan Partai di dalam menyiapkan Pemimpin. “PDI Perjuangan sudah menyelesaikan rokomendasi di daerah basis, dan kini fokus kami menyelesaikan rekomendasi daerah kluster III, yaitu daerah dengan perolehan kursi di bawah 10 persen,” kata Hasto dalam keterangannya, Selasa (14/7/2020).
[irp]
Di daerah itu, Hasto menjelaskan, PDI Perjuangan bekerja sama dengan sejumlah Partai Politik. “Di daerah ini PDI Perjuangan bekerja sama dengan seluruh kekuatan Partai Koalisi pendukung Pemerintahan Jokowi-KH Ma’ruf Amin, termasuk PKB, PPP, PAN, dan PBB. Kerjasama dengan Partai Nasionalis seperti Golkar, Gerindra, Hanura, Perindo dan lain-lain juga banyak dilakukan,” kata Hasto.
Menurut Hasto, meskipun banyak daerah yang telah dinyatakan siap diumumkan, namun dengan pertimbangan kondisi bangsa dan negara yang saat ini sedang fokus menghadapi pandemi Covid-19, maka pasangan yang akan diumumkan bersifat simbolik sebagai representasi provinsi.
Dikatakan, meskipun dilakukan dengan teleconference, seluruh protokol kepartaian akan tetap dijalankan saat pengumuman itu. “Partai terus memerkuat militansi kader termasuk para kepala daerah dan wakil kepala daerah. Semua solid bergerak untuk Indonesia yang lebih berkeadaban, lebih makmur, lebih adil, dan terus mengelorakan semangat berdikari, serta mendorong Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan” tegas Hasto. (hen)
Editor : Wahyudi