KLIKJATIM.Com | Jember – Pemkab Jember akan segera mencetak buku shalawat dan buku religi untuk anak-anak. Hal ini untuk mendorong Jember menjadi kabupaten religius.
Saat ini, kata wabup, Dewan Pendidikan Kabupaten Jember sedang menyelesaikan tugas untuk membuat buku pedoman sholawat anak Jember. “Ini merupakan salah satu agenda Dewan Pendidikan,” ujarnya.
Dalam menyusun buku itu, Dewan Pendidikan juga mengundang beberapa kiai yang berkompeten dalam sholawat dan kelompok jamiiyah sholawat untuk memberikan masukan.
“Karena di Jember banyak jamiyah sholawat jadi kita undang untuk memberikan masukan, dan alhamdulillah semua pihak menyambut gembira,” ungkapnya.
[irp]
Ada beberapa kriteria dalam buku panduan sholawat anak Jember itu. Nantinya sholawat yang digunakan tidak begitu panjang, karena hanya dimasukkan dalam acara doa di sekolah sehingga tidak sampai menganggu kurikulum sekolah dan tidak mengganggu jam belajar.
Sebisa mungkin, kata wabup, sholawat itu sudah familiar di kalangan anak anak. “Ini sebetulnya hanya pintu masuk saja. Tujuan akhirnya adalah bagaimana anak-anak Jember yang muslim Ini bisa menjadi anak yang cinta Rasul dan senang membaca sholawat,” urainya.
Di samping itu, Dewan Pendidikan menginginkan Jember menjadi kabupaten yang religius, terutama untuk generasi muda.
Karena menjadi generasi muda yang religius, salah satu tolak ukurnya, kalau dalam Islam adalah cinta kepada rasul dan wujudnya senang bersholawat.
[irp]
“Saya yakin apabila anak Jember dari tingkatan TK, SD, SMP, RA, MI, MTS semuanya bisa sukses sesuai dengan rencana, senang bersholawat, akan berpengaruh terhadap pendidikan karakter anak-anak di jember,” katanya.
Ada satu usulan baru dan sangat penting, masih kata wabup, untuk menghindari kecemburuan. Yakni Dewan Pendidikan juga diminta untuk bertemu dengan tokoh-tokoh agama Hindu, Budha, Katolik, dan Kristen.
“Kira-kira kalau dalam agama mereka apa yang harus menjadi titik tekan. Kalau Islam sholawat, kalau mereka apa,” terangnya, Kamis, (25/6/2020). (hen)
Editor : Abdus Syukur
Huawei Buka Gerai Resmi Pertama di Gresik, Sasar Konsumen hingga Bojonegoro
Huawei resmi membuka gerai pertamanya di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Berlokasi di lantai LG Icon Mall Gresik, tepat di samping Transmart, Huawei Store tersebu…
Kemenhub Tinjau Penerapan Green Port di Terminal Teluk Lamong Dukung NZE 2060
Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi dan Energi Dr. Capt. Antoni Arif Priadi, M.Sc. meninjau penerapan konsep Green Port di PT Terminal Teluk Lamong (…
Kekeringan di Sumenep Kian Meluas, 62 Desa Ditetapkan Berstatus Tanggap Darurat
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Sumenep, Madura, menunjukkan eskalasi yang signifikan.…
Sesi Offline Megpreneur 2026 Lamongan Berakhir, Inkubasikan Inovasi Bisnis hingga Agripreneur
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Rangkaian sesi offline program inkubasi wirausaha muda Megpreneur (Megilan Preneur) 2026 resmi ditutup oleh Bupati Lamongan Yuhronur…
Diduga Gasak Travo Perahu 6.000 Volt di Pelabuhan Pasongsongan Sumenep, Tiga Pria Dibekuk Polisi
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pasongsongan berhasil membongkar kasus pencurian satu set travo perahu motor yang disandarkan…
Pemkab Bojonegoro Dukung Eksplorasi Migas melalui Survei Seismik 2D Lamturo
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan dukungannya terhadap rencana Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiata…