klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Anggota DPR Soroti Penggusuran PKL Eksit Tol Banyuurip

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Foto : Petugas Satpol PP Kota Surabaya saat melakukan pembongkaran lapak PKL di eksit tol Banyuurip. (Achmad Alamudi/klikjatim.com)
Foto : Petugas Satpol PP Kota Surabaya saat melakukan pembongkaran lapak PKL di eksit tol Banyuurip. (Achmad Alamudi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.com I Surabaya - Kios Pedang Kaki Lima di Eksit Tol Banyurip, Surabaya digusur. Total terdapat 24 lapak. Para pedagang tampak pasrah ketika alat berat satu persatu menghancurkan kios. "Saya dan teman-teman ini hanya bisa pasrah melihat ini. Kami ini pengen nyambut gawe (red: bekerja) kok diginikan (digusur). Beban saya makin banyak, anak 4, utang mendirikan kios ini juga masih ada," kata Susilo salah satu PKL dilokasi penggusuran, Rabu (10/7/2019).

[irp]Menurut Susilo dirinya dan pedagang lainnya berjualan di eksit tol atas izin PT Jasa Marga. Pihak jasa marga hanya bilang, asal tanah negara itu ditata dan rapi. "Dulu awalnya semak-semak dan tempat orang melakukan kejahatan. Dengan adanya PKL tanah itu dirawat, diberi pagar. Eh kok digusur. Aneh saja diseberang itu tanah Jasa Marga kok gak digusur," kata pria asli Kediri ini.

[irp]Susilo menjelaskan para PKL sebelumnya pernah direlokasi di sentra PKL Sukomanunggal. Namun, tempat yang dinilai tidak setrategis, hingga menjadikan PKL justru merugi. "Dulu kami juga pernah ditempatkan di Sentra PKL Sukomanunggal tapi tidak laku sama sekali. Sehari itu cuma dapat 20-30 ribu itu paling notok," terangnya.

[irp]Sementara itu Bambang Haryo Soekarto Anggota Komisi V DPR RI menyoroti relokasi yang telah dilakukan. Dia menerangkan relokasi seharusnya mensejahterakan masyarakat bukan justru membuat rugi. Terkait hal ini Politisi dari Partai Gerindra ini akan membawa di rapat kerja menteri. "Harusnya ada solusi. Ternyata relokasi yang diusulkan hanya tinggal satu lapak, lainnya bagaimana?. Ini yang membuat mereka kesulitan. Kita akan membawa permasalahan ini ke rapat menteri. UMKM itu harus diberdayakan," paparnya.

Penggusuran lahan ini mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian dibantu anggota Satpol PP. Tidak lebih dari tiga jam lahan yang sebelumnya digunakan berjualan rata dengan tanah.(lam/rtn)

Editor :