KLIKJATIM.Com | Gresik – Soleh alias DJ Sle (40) yang merupakan penjual pentol asal Kabupaten Gresik, viral. Otak lelaki asal Panceng ini dipaksa berputar selama pandemi Covid-19 hingga dia memiliki ide jualan sambil nge-DJ Remix.
Usahanya tak sia-sia. Selama keliling berjualan, ia berhasil menarik pelanggan dengan bernyanyi hinga Nge-DJ. Tak heran banyak pembeli tertarik mencicipi pentol karena gaya unik Soleh atau Sule selama memasarkan pentolnya.
Saat ditemui di tempat ia mangkal di Desa Karangturi, Kecamatan Gresik, Gresik. Ia sedang asyik memainkan musik DJ sembari melayani pembeli. Kadang ia juga memanggil seorang pelanggan yang ada di dalam rumah untuk membeli pentolnya.
“Ayo wayahe beli pentol, bersama sule party ngak mabuk gak asik mbok,” ucap warga asli Kecamatan Panceng yang menirukan DJ profesional itu.
Soleh sendiri berdagang pentol keliling sudah delapan tahun. Ia mengaku selama virus corona, penjualannya sempat tersendat. Apalagi beberapa kampung yang biasa dilintasi memberlakukan lockdown. Sehingga ia merasa kesulitan memasarkan dagangannya.
“Ini sudah jadi ciri khas. Kalau ada musik keras orang sudah tahu bahwa saya yang melintas. Kadang pembeli saya panggil dengan menggunakan sound yang terpasang di rombong,” jelas Soleh yang tinggal di Desa Karangturi, Gresik.
Benar saja, stategi Soleh manjur. Dengan menambahi musik di rombongnya, pentol yang dijual laku keras. Bapak dua anak ini sebelimnya mengaku tidak pernah membawa pulang hasil sisa pentolnya.
Sekarang, setiap hari ia bisa membawa pulang uang sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu. Uang itu didapatkan selama ia berjualan keliling mulai pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB.
“Kalau ada microfon anak-anak bisa karaoke an gratis, jadi hiburan tersendiri. Musiknya bebas, bisa dangdutan atau yang lain,” katanya.
Sementara itu Sripah (40) tetangganya mengaku sering membeli pentol yang dijual Soleh. Ia mengaku kaget jika belakangan ini tetangganya itu viral di beberapa media sosial.
“Iya ternyata pak Soleh viral di medsos, ikut senang. Pentolnya juga enak, murah lima ratusan, sangat murah,” ujarnya. (bro)
Editor : Redaksi