KLIKJATIM.Com | Situbondo - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI berencana memaksimalkan persiapan giling tebu pada Minggu pertama bulan ini. Rencana tersebut ditinjau Direktur PTPN XI, Dwi Satriyo Annurogo saat mengunjungi PG Asmebagoes, Situbondo.
[irp]
Kunjungan kerja itu sebagai upaya gerak cepat untuk memastikan kesiapan Giling tahun 2020. Kunker diawali ke PG Assembagoes Situbondo pada Akhir Mei 2020. Pabrik gula di Situbondo tersebut mendapat perhatian khusus karena adanya program revitalisasi berupa modernisasi dan penambahan kapasitas, sehingga tahun 2020 sekaligus menjadi ujicoba performa pabrik.
Selain memastikan kondisi pabrik siap giling, Direktur Dwi Satriyo juga meninjau salah satu Hak Guna Usaha (HGU) yang dimiliki PG Assembagoes yakni HGU Asembagus. Menurut Dwi Satriyo, melalui Humas PTPN XI, Brilliant Johan A, dalam rilisnya, Rabu (3/6/2020) mengatakan, potensi yang dimiliki HGU Asembagus sangat besar sehingga harus dioptimalkan dan dijaga dengan performa kinerja pabrik. Mengingat pembentukan rendemen sesungguhnya ada di kebun dan proses di pabrik adalah memunculkan potensi rendemen yang telah terbentuk tersebut.
Untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di PG Assembagoes Dwi Satriyo Annurogo menggunakan tiga pendekatan penyelesaian yakni equipment (peralatan), proses, pengoperasiannya (SDM).
[irp]
Untuk itu PTPN XI optimis bisa mengoptimalkan bahan baku yang tersedia untuk giling tahun 2020, terlebih PG Assembagoes sudah siap giling di tahun 2020 ini. Hal ini akan mensuport kembali kabupaten Situbondo sebagai lumbung tebu Jawa Timur.
Sementara target PG Assembagoes di tahun giling 2020 adalah menggiling kisaran 300 ribu ton tebu dengan hasil kurang-lebih 24 ribu ton gula kristal putih. Target tersebut meningkat bila dibanding tahun sebelumnya yakni giling 200 ribu ton tebu yang dikarenakan kinerja pabrik belum optimal karena masih dalam proses revitalisasi.
"Adapun untuk seluruh area wilayah, PTPN XI tahun 2020 ini menargetkan total produksi gula sebesar 346 ribu ton yang didapatkan dari bahan baku tebu sebanyak 4,2 juta ton," terang dia.
Saat ini adalah kondisi pandemi Covid-19, PTPN XI juga sudah menerapkan protokol-protokol pencegahan dan penanganan Covid-19 di seluruh kegiatan. Sehingga keberlangsungan usaha khususnya giling 2020 diharapkan bisa berjalan dengan baik dan lancar, untuk mendukung ketersediaan gula kristal putih nasional. (hen)
Editor : Abdus Syukur