klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Disepakati PSBB Malang Raya Cukup Satu Tahap Saja

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Gubernur Jatim, Kapolda Jatim, dan Pangdam V Brawijaya saat melakukan rtapat evaluasi penerapan PSBB Malang Raya.
Gubernur Jatim, Kapolda Jatim, dan Pangdam V Brawijaya saat melakukan rtapat evaluasi penerapan PSBB Malang Raya.

KLIKJATIM.Com | Malang - Gubernur Jawa Timur bersama Forkopimda dan Kepala Daerah di Malang Raya menyepakati pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hanya satu putaran saja. Dengan demikian PSBB di Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang akah berakhir Sabtu (30/5/2020).

[irp]

Kesepakatan itu tertuang dalam rapat evaluasi bersama Gubernur Jatim, Kapolda Jatim, dan Pangdam V Brawijaya. Menurut Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, tidak seperti Surabaya Raya, untuk PSBB Malang Raya cukup satu putaran. "PSBB Malang Raya resmi akan berakhir pada, Sabtu mendatang. Sebab, wilayah Malang Raya saat ini memasuki masa transisi dari pasca PSBB menuju New Normal," kata Khofifah.

Dikatakan, hingga hari ke-11 penerapan PSBB Malang Raya dapat disimpulkan bahwa PSBB di Malang Raya cukup sekali saja. Malang Raya sudah masuk kepada masa transisi pasca PSBB menuju New Normal. Ada sejumlah penilaian sehingga kesimpulan PSBB Malang Raya cukup sekali saja.

"Di antaranya, persebaran Covid-19 di Malang Raya telah terkontrol. Kemudian kapasitas kesehatan, untuk tes kesehatan, isolasi di rumah sakit, tracing dan karantina pasien positif masih tercukupi. “Kemudian pada masa transisi ini, populasi beresiko harus dilindungi khususnya orang berusia lansia dan individu dengan penyakit komorbid. Wajib menggunakan masker, jaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan,” kata Gubernur Jatim.

[irp]

Selain itu, di Malang Raya resiko penyebaran kasus baru Covid-19 mampu diminimalkan. Kemudian komunitas yang ada di Malang dianggap turut aktif dalam melawan penyebaran virus Covid-19. Khofifah pun memuji komunitas-komunitas yang aktif dalam melawan penyebaran Covid-19.

“Peran komunitas di Malang yang aktif dalam melawan Covid-19 telah menjadi modal sosial yang kuat bagi masyarakat Malang Raya. Mereka mampu berkontribusi aktif, dengan kampung tangguh,” pungkasnya. (hen)

Editor :