KLIKJATIM.Com | Gresik - Banjir luapan Kali Lamong di Kecamatan Balongpanggang membawa korban jiwa. Dua orang bocah ditemukan tewas tenggelam di areal persawahan yang tergenang air banjir, Rabu (27/5/2020).
[irp]
Kedua korban masing-masing Zakiya Dwi Pratiwi (9) warga asal Dusun sekarputih RT 07 RW 02 Desa sekarputih dan Bunga Citra Evarasi (10) warga asal Dusun sekarputih RT 06 RW 02 Desa sekarputih, Kecamatan Balongpanggang. Kedua korban merupakan teman sepermainan yang siang itu pamit bermain di luar rumah.
Menurut Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu kondisi wilayah di Desa Sekarputih memang sedang digenangi air Kali Lamong yang meluap sejak Rabu pagi. Kedua kedua korban bersama empat orang temannya bermain di area persawahan di Dusun Sekarputih, Desa Sekarputih, Kecamatan Balongpanggang.
Ketika sedaang bermain di sekitar lokasi, salahsatu warga bernama Suprayitno sempat mengingatkan agar menjauh dari areal persawahan. Sebab, di sekitar persawahan terdapat are penampung air yang cukup dalam. Namun peringatan itu tidak digubris oleh kedua korban. Empat rekannya yang lain memilih menghindar saat ditegur oleh Suprayitno.
[irp]
Tak lama setelah diingatkan petani tersebut, terjadilah peristiwa tragis itu. Kedua korban terpleset di saluran air lingkar timur Dusun Sekarputih saat berjalan menyusuri areal persawahan. Kedua korban tidak bisa berenang di sungai yang berkedalaman 2.5 sampai 3 meter dengan lebar sungai 2 meter.
"Saat kobran terpeleset dan tenggelam, temannya meminta bantuan warga sekitar. Teriakan itu didengar Imam, warga Dusun Sekarputih RT 07 RW 02. Imam bersama warga lainnya kemudian mendatangi lokasi dan menyusuri sekitar lokasi," terang AKP Tulus.
Ditambahkan, pencarian itu membuahkan hasil dengan ditemukannya kedua korban di tepi gorong - gorong saluran air lingkar timur Dusun Sekarputih dalam keadaan meninggal dunia. Posisi korban saat ditemukan sudah terapung dengan tubuh tertelungkup di dalam air kubangan.
"Kedua korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Balongpanggang untuk dilakukan visum. Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan mengikhlaskan kematian korban. Sehingga korban dibawa pulang orang tuanya dan sudah dimakamkan Rabu sore ," terang Kapolsek Balongpanggang. (hen)
Editor : Abdul Aziz Qomar